7 Contoh Gejala Listrik Statis dalam Kehidupan Sehari-hari beserta Penyebabnya

Ragam Info
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dalam kehidupan manusia dikenal dua jenis listrik yang digunakan yaitu listrik statis dan dinamis. Salah satu contoh gejala listrik statis yang bisa dilihat adalah petir.
Umumnya listrik statis ini dikenal dengan nama electrostatic dan dihasilkan dari gesekan dua buah benda baik tidak disengaja maupun disengaja sehingga muncullah aliran listrik. Adapun pelepasan muatan yang terjadi saat menggosokkan dua benda tersebut membuat keduanya dialiri muatan negatif.
Penyebab Terjadinya Listrik Statis
Dikutip dari buku Explore Ilmu Pengetahuan Alam untuk SMP/MTs Kelas IX karya Sadiman, S.Pd., M.Pd.; Tristia Ningsih, S.Pd. (hal.91), pengertian listrik statis adalah listrik yang tidak mengalir, sedangkan listrik dinamis adalah listrik yang mengalir pada suatu penghantar. Terjadinya listrik statis disebabkan oleh tiga hal, berikut ini penjelasannya.
1. Konduksi
Konduski adalah pendekatan benda yang ada muatan listrik ke benda yang tidak bermuatan sama sekali. Hal inilah yang kemudian membuat benda yang tadinya tidak ada muatan listrik bisa mendapatkannya.
2. Penggosokan
Beberapa benda memang ada muatan listrik statis seperti kaca dengan sutra. Kaca sendiri mempunyai muatan listrik positif, sementara kain sutra memiliki listrik negatif. Adapun proses munculnya elektron adalah dari kaca ke kain sutra.
3. Induksi
Induksi adalah memisahkan muatan listrik di sebuah penghantar. Caranya dengan mendekatkan benda yang memiliki muatan listrik ke benda yang dalam posisi netral.
Contoh Gejala Listrik Statis
Listrik statis akan selalu berhubungan dengan gejala kelistrikan yang diam atau tidak mengalir. Ringkasnya, listrik statis tidak akan bisa mengalir dari suatu tempat ke tempat lain. Oleh karena itu, untuk menghasilkan muatan listrik maka mesti melakukan tiga hal di atas.
Lantas seperti apa contoh gejala listrik statis? Berikut ini beberapa contoh yang sering ditemui dalam kehidupan sehari-hari.
Petir bisa terjadi karena ada perpindahan elektron. Saat langit dalam keadaan kelebihan elektron, maka petir akan muncul ke daerah yang memiliki elektron sedikit.
Penggaris plastik yang digosokkan ke kain wol. Dua benda ini memiliki muatan netral tapi ketika digosokkan maka akan muncul muatan elektron dari kain ke penggaris.
Saat menyisir rambut, disadari atau tidak, rambut akan berdiri sendiri seiring gerakan sisir. Ini muncul karena adanya interaksi muatan antara rambut dan sisir.
Coba dekatkan tangan ke layar TV yang baru saja dimatikan. Perhatikan bulu-bulu di tangan akan berdiri. Ini disebabkan karena adanya aliran statis.
Kain sutra yang digosokkan dengan kaca akan muncul saling tarik menarik. Hal ini disebabkan oleh elektron di batang kaca yang berpindah ke kain sutra.
Batang plastik yang digosokkan ke kain halus akan mampu menarik potongan kertas yang kecil.
Balon yang menempel di dinding setelah digosokkan ke rambut.
Baca juga : Listrik Dinamis: Pengertian dan Istilah-istilahnya
Ternyata ada banyak contoh gejala listrik statis yang sering terjadi dalam kehidupan sehari-hari. Semoga penjelasan di atas bisa menambah wawasan tentang listrik statis. (RAN)
