7 Contoh Kalimat Nominalisasi dalam Bahasa Indonesia beserta Pengertiannya

Ragam Info
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Contoh kalimat nominalisasi dalam bahasa Indonesia sering kali digunakan untuk memperjelas makna kalimat. Nominalisasi adalah proses mengubah berbagai jenis kata menjadi kata benda.
Tujuan pengubahan ini adalah untuk membuat kalimat yang lebih ringkas dan formal. Dengan memahami teknik nominalisasi, tulisan formal dan komunikasi sehari-hari dapat menjadi lebih efektif.
Contoh Kalimat Nominalisasi
Contoh kalimat nominalisasi dapat ditemui dalam berbagai macam bentuk tulisan, seperti artikel, laporan, esai, dan sebagainya. Penggunaan nominalisasi ini membantu untuk memperjelas pesan yang ingin disampaikan penulis kepada pembaca.
Selain itu, kalimat nominalisasi dapat memberikan kesan lebih profesional karena kata yang digunakan lebih formal. Dengan teknik ini, kalimat yang awalnya kompleks dapat disederhanakan tanpa mengurangi maknanya.
Menurut buku Bahasa Indonesia Akademis: Buku Ajar Mata Kuliah Bahasa Indonesia, Ahmad Fadly (2022), nominalisasi berarti mengubah kata kerja, kata sifat, atau kata keterangan menjadi kata benda.
Terdapat beberapa cara untuk membentuk kata nominalisasi, berikut adalah beberapa contoh kalimatnya.
1. Afiksasi
Nominalisasi melalui afiksasi melibatkan pembentukan kata benda dengan menambahkan afiks atau imbuhan. Hal ini dapat berupa penambahan awalan (prefiks), awalan dan akhiran (konfiks), atau akhiran (sufiks). Contoh:
Para pekerja sedang mempersiapkan alat untuk pembangunan proyek minggu depan. (pe-kerja)
Jalanan yang macet membuat hari menjadi sangat melelahkan. (jalan-an)
Tempat wisata alam bawah laut Bunaken menawarkan keindahan yang luar biasa. (ke-indah-an)
Pencemaran suara dari lalu lintas yang dapat dapat mempengaruhi kesehatan mental masyarakat. (pe-cemar-an)
Setelah pertemuan keluarga minggu lalu, pasangan itu akan menikah bulan depan. (per-an)
2. Penambahan Partikel “Si”
Nominalisasi juga dapat dilakukan dengan cara menambahkan partikel “si” yang umumnya berasal dari kata sifat. Contoh:
Meskipun dijuluki si pintar, gadis itu tetap rendah hati dan suka membantu temannya. (si-pintar)
3. Penambahan Konjungsi “Yang”
Selanjutnya, nominalisasi dengan menambahkan konjungsi “yang” dapat berasal dari kata sifat atau kata kerja. Contoh:
Yang mengikuti kelas yoga ini kebanyakan adalah wanita.
Dengan melihat contoh kalimat nominalisasi di atas, perubahan kata kerja, kata sifat, dan kata keterangan menjadi kata benda dapat memperjelas pernyataan dalam bahasa Indonesia. Hal ini juga membuat pembaca dapat memahami informasi secara lebih efektif. (ALF)
Baca juga: 44 Contoh Kata Nominalisasi dalam Bahasa Indonesia dan Penjelasannya
