7 Contoh Tindakan Rasionalitas Berorientasi Nilai dalam Masyarakat

Ragam Info
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tindakan manusia sangat ditentukan oleh orientasi nilai yang dianutnya. Sebagai contoh tindakan rasionalitas berorientasi nilai misalnya saat seorang anak pesantren yang memegang nilai agamanya maka anak tersebut akan selalu berusaha untuk berpakaian menutup aurat.
Banyak sekali nilai yang dianut oleh manusia dan setiap orang tidak sama. Itulah mengapa perbedaan pandangan dan opini di masyarakat bisa tercipta. Tindakan yang dilakukan pun akan berbeda.
Contoh Tindakan Rasionalitas Berorientasi Nilai dalam Masyarakat yang Heterogen
Tindakan rasionalitas berorientasi nilai maksudnya adalah tindakan yang dilakukan berdasarkan nilai yang dianut oleh seseorang dan sudah dianggap baik menurut logikanya.
Menurut buku Perubahan Ekologis dan Strategi Adaptasi Masyarakat di Wilayah Pegunungan Tengger karya Yayuk Yuliati (2011:65), ciri tindakan rasional yang berorientasi nilai yaitu sudah diketahui kegunaan dan efisiensinya serta terdapat pedomannya.
Adapun contoh tindakan rasionalitas berorientasi nilai dalam masyarakat heterogen yang memegang nilai-nilai berbeda adalah sebagai berikut.
Seorang murid yang selalu bersikap hormat kepada gurunya karena menganggap hal itu adalah hal yang wajib dilakukan.
Seorang muslim yang selalu melaksanakan salat lima waktu dalam sehari sesuai nilai keyakinannya.
Masyarakat pemegang kepercayaan animisme yang kerap memberikan sesajen untuk roh leluhurnya karena dianggap sebagai tradisi turun temurun yang tidak boleh ditinggalkan.
Seorang siswa yang giat belajar demi menunjang kesuksesannya di masa depan karena keyakinan dalam dirinya yang menganggap bahwa kesuksesan berbanding lurus dengan prestasi akademik.
Seorang anak yang lebih senang memperjuangkan masa depannya dengan cara non akademik karena nilai yang tertanam di kepalanya bahwa tidak perlu pintar di sekolah untuk bisa menjadi pengusaha di dunia nyata.
Seorang warga sipil yang membantu meringkus copet saat di pasar karena memiliki nilai rasionalitas bahwa kriminalitas harus diberantas sekalipun warga tersebut bukanlah aparat kepolisian.
Seorang anak pesantren yang memegang nilai ajaran gurunya untuk menjaga pergaulan akhirnya memilih untuk tidak pacaran karena dilarang dalam agamanya.
Baca juga: Makna Sila-Sila Pancasila dan Penerapan Nilai-Nilainya dalam Kehidupan
Contoh tindakan rasionalitas berorientasi nilai di atas memiliki kecenderungan nilai yang berbeda pada setiap individu sehingga tindakan yang dilakukan pun berbeda. (IMA)
