7 Dampak Cuaca Ekstrem Akibat Pemanasan Global

Ragam Info
ยทwaktu baca 3 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Salah satu dampak cuaca ekstrem akibat pemanasan global yaitu kebakaran hutan karena kenaikan suhu pada musim kemarau yang berkepanjangan. Peristiwa ini membuat hutan jadi gundul dan polusi udara tersebar di mana-mana.
Pemanasan global disebut juga dengan global warming merupakan istilah yang menggambarkan peristiwa kenaikan suhu rata-rata yang terjadi pada Bumi. Pemanasan ini disebabkan oleh meningkatnya gas rumah kaca yang sebagian besar akibat aktivitas manusia.
Apa Saja Dampak Cuaca Ekstrem Akibat Pemanasan Global?
Dikutip dalam buku Akankah Indonesia Tenggelam Akibat Pemanasan Global? oleh Gatut Susanta dan Hari Sutjahjo (2007:5) pemanasan global merupakan kejadian yang diakibatkan oleh meningkatnya temperatur rata-rata pada air laut, daratan, hingga lapisan atmosfer.
Pemanasan global dapat mendorong adanya perubahan pola cuaca yang ekstrem. Hal terebut membuat kondisi Bumi sangat mengkhawatirkan. Adapun dampak cuaca ekstrem akibat pemanasan global di antaranya sebagai berikut.
1. Kemarau Berkepanjangan
Kemarau panjang adalah musim kemarau yang sangat panas dengan jangka waktu yang panjang. Hal ini membuat uap air di atmosfer meningkat, yang dapat menyebabkan cuaca lebih kering dan panas. Banyak bencana yang ditimbulkan dari kekeringan ini yaitu:
Kebakaran hutan yang mengakibatkan hutan gundul dan asap hasil kebakaran menjadi polusi di udara.
Mencairnya es di kutub sehingga mengakibatkan volume air laut meningkat (naiknya permukaan air laut).
Meningkatnya suhu air laut yang dapat membuat hewan atau tumbuhan yang hidup di dalamnya mati, sehingga terjadi ketidakseimbangan ekosistem.
Krisis sumber air yang menyebabkan tumbuhan banyak yang mati dan manusia kekurangan cadangan air bersih.
Tingginya wabah penyakit karena kenaikan suhu akibat pemanasan global, sehingga sistem imun makhluk hidup akan menurun.
2. Hujan Lebat
Semakin banyak penguapan menyebabkan semakin banyak kelembapan di atmosfer. Hal ini berimbas pada curah hujan semakin meningkat dengan intensitas yang lebih deras.
Perubahan intensitas curah hujan harian yang ekstrem di atas daratan dapat berdampak pada kesejahteraan sosial, ekonomi, dan stabilitas sosial. Hal ini mengingat keterkaitannya dengan banjir yang dapat menyebabkan korban jiwa dan kerugian finansial.
3. Badai Salju dan Cuaca Dingin
Ketika di belahan negara mengalami kekeringan negara yang beriklim subtropis dan sedang berpeluang terjadi badai salju. Seperti badai salju dan suhu yang sangat dingin melanda Amerika Serikat, saat suhu global mencapai rekor terpanas.
Badai salju terjadi saat udara yang hangat dan basah bertemu dengan udara yang dingin. Besar kecilnya badai ini ditentukan oleh kekuatan angin, bukan jumlah salju yang dibawanya.
Itu tadi 7 dampak cuaca ekstrem akibat pemanasan global yang akan dirasakan oleh makhluk hidup di Bumi. Jika dibiarkan, peristiwa tersebut akan mengancam bahkan memusnahkan kehidupan.
Baca juga: Penyebab Terjadinya Efek Rumah Kaca dan Pemanasan Global
