Penyebab Terjadinya Efek Rumah Kaca dan Pemanasan Global

Ragam Info
ยทwaktu baca 3 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Terdapat sejumlah penyebab terjadinya efek rumah kaca. Adapun perlu diketahui bahwa fenomena ini erat kaitannya dengan pemanasan global.
Pada dasarnya, efek rumah kaca merupakan istilah untuk menggambarkan kondisi bumi yang memiliki efek seperti rumah kaca. Karena efek rumah kaca, suhu bumi terasa lebih panas.
Penyebab Terjadinya Efek Rumah Kaca serta Pemanasan Global
Seperti yang telah disebutkan, efek rumah kaca memiliki kaitan yang erat dengan pemanasan global. Ini karena efek rumah kaca merupakan salah satu penyebab terjadinya pemanasan global.
Dikutip dari buku Smart Plus Bank Soal Fisika SMA/MA, Adip dan Dara (2020:566), pemanasan global adalah kenaikan suhu rata-rata di bumi akibat peningkatan emisi gas rumah kaca yang menyelimuti bumi sehingga suhu permukaan bumi meningkat 2-5 derajat celcius.
Kenaikan suhu bumi tersebut diakibatkan oleh ulah manusia yang menyebabkan meningkatnya gas rumah kaca. Gas rumah kaca tersebut menyelimuti bumi sehingga terjadilah efek rumah kaca.
Efek rumah kaca adalah proses naiknya suhu bumi yang disebabkan oleh perubahan komposisi atmosfer. Hal ini membuat sinar matahari yang menyinari bumi tetap berada di bumi dan tidak dapat dipantulkan secara sempurna keluar atmosfer.
Sebenarnya efek rumah kaca adalah fenomena alam yang wajar terjadi. Masalahnya, seiring berjalannya waktu, efek rumah kaca terjadi begitu cepat. Jika hal ini terus terjadi, efek rumah kaca dapat merusak selimut atmosfer dan di permukaan bumi.
Baca juga: Persamaan dan Perbedaan Efek Rumah Kaca di Rumah Kaca dan di Bumi
Adip dan Dara (2020:566-568) dalam bukunya menjelaskan bahwa terjadinya efek gas rumah kaca disebabkan oleh dua hal, yaitu karena aktivitas alami serta aktivitas manusia. Berikut penjelasan lengkapnya.
1. Aktivitas Alami
Aktivitas alami yang menyebabkan terjadinya efek rumah kaca adalah meletusnya gunung api. Selain membuat efek rumah kaca dan pemanasan global, letusan gunung api juga memengaruhi perubahan iklim secara global.
Pasca meletusnya gunung api, biasanya hujan akan membersihkan debu vulkanik dalam waktu satu hingga dua minggu. Sementara itu, jika material yang diletuskan gunung api mencapai ketinggian stratosfer, debu vulkanik akan sulit diprediksi waktu serta tempat debu vulkanik itu jatuh.
Hal ini mengakibatkan terjadi perubahan suhu global yang berlangsung cukup lama hingga menyebabkan perubahan iklim.
2. Aktivitas Manusia
Terdapat lima aktivitas manusia yang menjadi penyebab terjadinya efek rumah kaca.
Diantaranya pemakaian bahan bakar fosil pada transportasi dan aktivitas industri yang semakin banyak, pembuangan sampah, penebangan hutan terus-menerus yang tidak disertai dengan penanaman kembali, gas metana yang dikeluarkan dari aktivitas pertanian, serta emisi karbon yang dihasilkan dari aktivitas peternakan.
Sekian penjelasan mengenai penyebab terjadinya efek rumah kaca dan pemanasan global. Semoga artikel ini dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga bumi agar efek rumah kaca dan pemanasan global tidak semakin memburuk. (YAS)
