7 Faktor Pendorong Perubahan Sosial beserta Pengertian dan Contohnya

Ragam Info
·waktu baca 4 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Setiap masyakarat akan selalu mengalami perubahan contohnya perubahan sosial. Hal ini disebabkan karena manusia adalah makhluk dinamis yang tidak pernah merasa puas. Faktor pendorong perubahan sosial salah satunya bertambah atau berkurangnya penduduk.
Perubahan sosial merupakan perubahan-perubahan yang terjadi dalam struktur dan fungsi masyarakat. Perubahan ini bisa berlangsung cepat atau lambat dalam memberi pengaruh di lingkungan. Contoh dari perubahan sosial yaitu adanya e-commerce.
Pengertian Perubahan Sosial
Perubahan sosial dapat dikatakan sebagai perubahan dari gejala sosial masyarakat, dari yang bersifat individual sampai yang lebih kompleks. Perubahan ini dapat dilihat dari segi terganggunya kesinambunagan di antara kesatuan sosial walaupun keadaannya relatif kecil.
Dikutip dalam buku Be Smart Ilmu Pengetahuan Sosial (Geografi, Sejarah, Sosiologi, Ekonomi) untuk Kelas IX SMP oleh Mila Saraswati dan Ida Widaningsih (2008:37) perubahan sosial (social change) merupakan perubahan dalam segi struktur sosial dan hubungan sosial dalam masyarakat.
Perubahan sosial termasuk dalam bentuk peralihan yang mengubah tata kehidupan masyarakat yang berlangsung secara terus-menerus karena sifat sosial yang dinamis dan bisa terus berubah.
Faktor Pendorong Perubahan Sosial
Dalam buku SOSIOLOGI untuk SMA dan MA Kelas XII Jilid 3 oleh Kun Maryati dan Juju Surywati (2001:14-17) perubahan sosial terjadi karena ada faktor pendorongnya. Terdapat dua faktor pendorong perubahan sosial yaitu faktor dari dalam masyarakat sendiri (internal) dan faktor dari luar masyarakat (eksternal), berikut penjelasannya.
1. Faktor Internal
Faktor internal dari perubahan sosial yaitu:
Bertambah atau Berkurangnya Penduduk
Pertamabahan penduduk yang sangat cepat menyebabkan terjadinya perubahan struktur dalam masyarakat terutama lembaga kemasyarakatannya.
Misalnya timbul sistem hak milik individual atas tanah, sewa tanah, gadai tanah, dan bagi hasil. Demikian juga halnya dengan berkurangnya penduduk desa yang mungkin disebabkan karena urbanisaai.
Penemuan-penemuan Baru
Penemuan-penemuan baru dibedakan dalam pengertian invention dan discovery. Invention adalah proses menghasilkan suatu unsur kebudayaan baru dihasilkan dengan menyusun kembali unsur-unsur kebudayaan lama yang telah ada dalam masyarakat.
Discovery adalah penemuan unsur kebudayaan baru, baik berupa alat ataupun gagasan. Discovery dapat menjadi invention jika masyrakat sudah mengakui, menerima, bahkan sudah menerapkan penemuan tersebut.
Pertentangan Masyarakat (Konflik)
Pertentangan atau konflik merupakan salah satu sebab terjadinya perubahan sosial dan kebudayaan. Pertentangan dapat terjadi antara individu dengan individu, antara individu dengan kelompok, atau antar kelompok dengan kelompok.
Terjadinya Pemberontakan atau Revolusi
Adanya revolusi atau pemberontakan dalam suatu negara akan menimbulkan perubahan. Contohnya, revolusi kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945 mengubah wajah Indonesia yang sebelumnya negara terjajah menjadi sebuah negara merdeka.
2. Faktor Eksternal
Faktor eksternal dari perubahan sosial yaitu:
Lingkungan Fisik yang Ada di Sekitar Manusia
Terjadinya bencana alam seperti gempa bumi, meletusnya gunung berapi, banjir besar, dan lainnya mengakibatkan masyarakat harus pindah ke tepat tinggal yang baru.
Sehingga orang tersebut harus beradaptasi dengan keadaan alam baru yang menutnutuk perubahan pada lembaga-lembaga kemasyarakatannya.
Peperangan
Peperangan dengan negara lain dapat pula mengakibatkan terjadinya perubahan. Hal ini dikarenakan biasanya negara yang menang dalam peperangan akan memaksakan kebijakannya terhadap negara yang kalah.
Bentuk-bentuk pemaksaan tersebut antara lain adalah dominasi kebudayaan, dominasi politik, dan dominasi ekonomi.
Pengaruh Kebudayaan Masyarakat Lain
Hubungan yang dilakukan secara fisik antara dua masyarakat mempunyai kecenderungan untuk menimbulkan pengaruh timbal balik. Artinya, masing-masing masyarakat selain memengaruhi juga menerima pengaruh dari masyarakat yang lain.
Penyebaran kebudayaan atau pengaruh dari satu daerah ke daerah lain ini dapat terjadi secara langsung ataupun tidak langsung.
Contoh Perubahan Sosial
Setelah mengetahui pengertian dan faktor yang mendorong perubahan sosial, ketahui contoh perubahannya berikut ini.
1. Perubahan Pengiriman Uang
Dahulu uang dikirim melalui wesel, sekarang ini uang bisa diambil atau dikirim melalui ATM, internet banking, sms banking, dan aplikasi di ponsel pintar. Proses pengiriman uang bisa berlangsung cepat dan mudah.
2. Sistem Belajar di Rumah
Pandemi corona, membuat pembelajaran di sekolah bisa dilakukan di rumah. Guru bisa berinteraksi dengan muridnya melalui aplikasi video call. Murid bisa mengumpulkan tugas memanfaatkan gawai di ponsel atau laptop.
3. Adanya E-commerce
Kemunculan e-commerce membawa kebiasaan baru masyarakat untuk berbelanja online melalui suatu aplikasi. Bahkan melalui live streaming di beberapa aplikasi memungkinkan proses menawarkan barang secara langsung kepada calon konsumen secara online.
4. Aplikasi Jasa Antar
Hanya dengan mengakses satu aplikasi, kini masyarakat dapat memesan makanan, melakukan pembayaran, dan memungkinkan makanan tersebut diantar langsung ke rumah.
Baca juga:
Demikian 7 faktor pendorong perubahan sosial beserta pengertian dan contohnya. Semoga pembahasan di atas dapat menambah wawsan pembaca. (MRZ)
