7 Manfaat Gotong Royong dan Contohnya dalam Kehidupan Sehari-hari

Ragam Info
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Gotong royong adalah bekerja bersama-sama untuk mencapai hasil yang diinginkan. Sifat ini menjadi budaya dan ciri khas masyarakat Indonesia dimana nilai-nilai ini harus terus diwariskan. Salah satu manfaat gotong royong adalah membangun persatuan dan kesatuan.
Istilah gotong royong merupakan istilah asli dari Indonesia. Gotong royong berasal dari kata “gotong” yang artinya pikul atau angkat sedangkan kata “royong” memiliki arti bersama-sama.
Manfaat Gotong Royong Sehari-hari
Gotong royong merupakan bentuk partisipasi aktif di dalam masyarakat. Bentuk partisipasi ini tidak hanya berupa tenaga saja, melainkan dapat juga berupa materi, keterampilan, ide, dan gagasan, serta bantuan berupa mental dan spiritual.
Dikutip dama buku Semua Bisa Pintar Ulangan Harian Tematik SD/MI Kelas 3 oleh Moh.Zulkifli, S. Pd, K. Zagita, S. Pd (2022:126) manfaat diadakannya gotong royong antara lain:
Menciptakan rasa kebersamaan dan kasih sayang.
Menumbuhkan sikap tolong menolong, saling membantu, sukarela, dan kekeluargaan.
Membina hubungan sosial yang baik dengan masyarakat.
Mempererat tali persaudaraan.
Membuat pekerjaan lebih cepat selesai.
Meringankan beban pekerjaan yang harus ditanggung.
Menciptakan rasa persatuan dan kesatuan di lingkungan masyarakat.
Contoh Gotong Royong
Dalam buku Merawat Nilai-Nilai Kebangsaan Dalam Kebhinnekaan Di Tengah Covid-19 oleh Sedarnawati Yasni, Andik Matulessy, Embung Megasari Zam, dkk (2020:84-85) dijelaskan bahwa dalam masyarakat, banyak sekali aktifitas sosial kemasyarakatan yang berkaitan dengan aktifitas gotong royong.
Berikut contoh gotong royong yang dapat diketahui.
1. Kerja Bakti
Kerja bakti merupakan kegiatan yang dilaksanakan dalam suatu lingkungan sosial masyarakat yang bersifat sukarela serta untuk memupuk rasa kepedulian.
Contoh kegiatan kerja bakti di antaranya yaitu bersama sama membersihkan selokan kampung, membersihkan lingkungan sekitar serta memperbaiki jalan desa.
2. Tanggap Bencana
Tindakan ini merupakan bentuk respon terhadap musibah yang muncul di lingkungan. Tanggap darurat muncul sebagai bentuk kepedulian membantu sesama yang sedang bergelut dengan masa sulit.
3. Masa Panen Raya
Masa panen raya merupakan suatu aktivitas yang melibatkan semua warga untuk ikut turun sawah guna membantu rekan petani dalam kondisi musim panen dengan skala besar dari semua jenis pertanian.
4. Hajatan Warga
Kegiatan ini disebut dengan istilah “sambatan”. Sambatan diambil dari kata sambat (bahasa Jawa) yang bermakna minta tolong. Sambatan merupakan istilah yang digunakan dalam masyarakat desa untuk mendirikan atau memperbaiki rumah secara gotong royong.
Baca juga: 7 Manfaat Disiplin dalam Kehidupan Sehari-Hari
Itu tadi ulasan mengenai manfaat gotong royong beserta contohnya. Dalam prinsipnya gotong royong adalah perilaku yang tidak mengharapkan imbalan. Rasa sukarela dan tolong menolong menjadi tonggak utama dalam budaya gotong royong. (MRZ)
