Konten dari Pengguna

7 Prinsip Pola Pikir Bertumbuh dalam Pembelajaran beserta Pengertiannya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi prinsip pola pikir bertumbuh adalah. Sumber: Pixabay/Muscat_Coach
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi prinsip pola pikir bertumbuh adalah. Sumber: Pixabay/Muscat_Coach

Pola pikir seseorang terbagi menjadi dua macam salah satunya pola pikir bertumbuh. Pada dasarnya prinsip pola pikir bertumbuh adalah keyakinan bahwa kemampuan dan kepintaran bisa berkembang melalui usaha, latihan, dan pembelajaran yang berkelanjutan.

Pola pikir bertumbuh pertama kali diperkenalkan oleh Carol S Dweck yang merupakan psikolog kelahiran New York. Pola pikir ini akhirnya digunakan juga dalam kurikulum pendidikan Indonesia yaitu Kurikulum Merdeka.

Pengertian Pola Pikir Bertumbuh

Ilustrasi prinsip pola pikir bertumbuh adalah. Sumber: Pixabay/aditiotantra

Pola pikir bertumbuh atau terkenal juga dengan istilah growth mindset pertama kali diperkenalkan oleh psikolog Carol S Dweck dalam bukunya yaitu Mindset: The New Psychology of Success.

Pengertian pola pikir bertumbuh yaitu pola pikir yang meyakini bahwa kemampuan, bakat, dan potensi seseorang dapat berkembang melalui usaha, ketekunan, dan waktu.

Dikutip dalam buku Pola Pikir Pertumbuhan untuk Menjadi Kaya dan Bahagia oleh Larisa Karine (2022:7-8) seseorang yang percaya bahwa dirinya bisa menjadi lebih pintar dan memahami bahwa dibutuhkan usaha dan latihan untuk menjadi lebih kuat dengan keterampilannya dianggap memiliki pola pikir bertumbuh.

Seseorang yang memiliki pemikiran ini cenderung lebih termotivasi untuk bekerja keras, menikmati pelajaran yang menantang yang membantunnya belajar lebih banyak, dan tertarik untuk mengembangkan kecerdesannya.

Prinsip Pola Pikir Bertumbuh

Ilustrasi prinsip pola pikir bertumbuh adalah. Sumber: Pixabay

Dalam pembelajaran, prinsip pola pikir bertumbuh (growth mindset) sering dibahas terlebih saat sistem pendidikan Indoneisa menggunakan Kurikulum Merdeka. Salah satu prinsip pola pikir bertumbuh adalah kesalahan dalam belajar itu wajar.

Dalam laman resmi sdisuryabuana.sch.id setidaknya terdapat 7 prinsip pola pikir bertumbuh dalam pembelajaarn yang bisa diterapkan yaitu:

  1. Kesalahan dalam belajar itu hal yang wajar. Ketika menemukan kesalahan siswa, yang harus dilakukan guru bukan dengan menyalahkannya, tetapi memberitahu kesalahannya. Hal ini bisa menjadi alat untuk mendorong perkembangan otak siswa.

  2. Belajar bukan perihal kecepatan, tetapi mengenai pemahaman, penalaran, penerapan, serta kemampuan menilai dan berkarya secara mendalam. Karena sejatinya tidak ada siswa yang tidak bisa, siswa hanya butuh waktu.

  3. Harapan positif dari guru tentang kemampuan siswa akan sangat memengaruhi performa siswa. Semakin banyak kesempatan dan stimulus positif yang diberikan ke siswa, maka semakin kuat pemahaman, penalaran, dan kemampuan yang akan siswa miliki.

  4. Setiap siswa unik, sehingga tidak dapat disamaratakan. Masing-masing siswa memiliki kecerdasan yang bersifat multidimensional. Hindari membanding-bandingkan antara siswa yang satu dengan siswa yang lain.

  5. Pengkondisian lingkungan belajar, baik fisik, psikis, di sekolah, atau di rumah akan memengaruhi pencapaian belajar siswa. Lingkungan belajar yang aman dan nyaman akan meningkatkan kemampuan belajar siswa.

  6. Melatih membiasakan siswa untuk melakukan asesmen diri, asesmen antarteman, refleksi diri, dan umpan balik antarteman.

  7. Apresiasi yang tepat berpengaruh pada motivasi belajar siswa. Guru bisa memberikan apresiasi atau umpan balik dengan cara mendeskripsikan usaha terbaik yang telah dibuat oleh siswa.

Itu tadi jawaban dari pertanyaan prinsip pola pikir bertumbuh adalah. Prinsip tersebut diharapkan bisa membangun kesadaran bahwa proses pencapaian tujuan pembelajaran lebih penting daripada sebatas hasil akhir. (MRZ)

Baca juga: Bagaimana Guru dapat Mengidentifikasi Keberagaman Peserta Didik?