Konten dari Pengguna

7 Tahapan Pengambilan Keputusan yang Tepat bagi HRD

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tahapan Pengambilan Keputusan / Foto hanya ilustrasi. SUmber: https://unsplash.com/
zoom-in-whitePerbesar
Tahapan Pengambilan Keputusan / Foto hanya ilustrasi. SUmber: https://unsplash.com/

Bagian human resource pastinya sering dihadapkan untuk selalu bisa mengambil keputusan yang tepat. Terutama dalam proses penerimaan kandidat karyawan baru sehingga ada beberapa tahapan pengambilan keputusan yang wajib diketahui.

Menurut buku Teori Pengambilan Keputusan oleh Rizky Eka Febriansah dan Dewi Pratiwi Meiliza (2020: 2), pengambilan keputusan merupakan sebuah mekanisme untuk melakukan penilaian dan proses seleksi dari sekian banyak pilihan yang ada. Tentunya, dengan melakukan perhitungan rasional dan peninjauan alternatif.

Proses ini tentunya tidak mudah dan perlu dilakukan pemikiran yang sangat matang. Hal ini dilakukan agar seseorang tidak salah mengambil keputusan dan merugikan banyak pihak terutama perusahaan itu sendiri.

7 Tahapan Pengambilan Keputusan untuk HRD

Mengenal Tahapan Pengambilan Keputusan / Foto hanya ilustrasi. SUmber: https://unsplash.com/

Ada beberapa tahapan pengambilan keputusan yang bisa diikuti agar tidak salah memilih kandidat karyawan. Hal ini dapat menentukan masa depan dari perusahaan itu sendiri dan karyawan-karyawan yang sudah bekerja sangat lama.

1. Mengidentifikasi Sebuah Masalah

Mengidentifikasi masalah di dalam perusahaan dapat mengantisipasi timbulnya masalah yang lebih besar. Biasanya masalah-masalah tersebut selalu timbul di pertengahan proses seleksi.

Setelah mengidentifikasi masalah yang timbul, HRD perlu melakukan penyelesaian dari masalah tersebut. HRD dapat mencari jawaban dari penyebab masalah tersebut bisa terjadi, tujuan yang ingin dicapai, dan solusi untuk menyelesaikan masalah.

2. Mengumpulkan Semua Informasi dan Data Relevan

HRD bisa melakukan pengambilan keputusan dengan mengumpulkan berbagai macam informasi dan data yang relevan. Biasanya informasi yang dikumpulkan dari pihak-pihak mana saja, khususnya pihak yang berkaitan dengan proses seleksi.

3. Melakukan Riset

Setelah itu, HRD harus melakukan riset untuk meneliti semua informasi yang didapatkan. Tentunya, HRD cukup memiliki fokus kepada informasi yang berkaitan dengan tujuan tersendiri.

4. Melakukan Pertimbangan Terhadap Fakta

Ketika sudah melakukan riset, HRD dapat membuat keputusan dengan mempertimbangkan fakta-fakta dari informasi yang didapatkan. Karena, HRD akan menemukan banyak konsekuensi yang logis dari setiap pilihan tersebut.

5. Mengurangi Pilihan

Pengambilan informasi dan data juga harus tetap terorganisir dan carilah informasi yang dibutuhkan saja. Apabila tidak berkaitan, HRD bisa melakukan eliminasi mulai dari resiko paling tinggi hingga rendah. Hal ini dapat meminimalisir resiko salah mengambil keputusan.

6. Hindari Melakukan Analisis Terlalu Lama

HRD juga dihimbau tidak melakukan analisis terlalu lama. Karena, kegiatan ini dapat menyebabkan masalah semakin lebar dan HRD akan kesulitan mengambil keputusan.

7. Mengevaluasi

Setelah mengambil keputusan dan dijalankan, HRD wajib merefleksikan keputusan tersebut. Hal ini dapat membantu HRD mengetahui keputusan tersebut dapat memberikan keuntungan atau kerugian bagi pihak-pihak tertentu.

Baca Juga: Definisi HRD dan Tugasnya di Perusahaan

Demikian beberapa tahapan pengambilan keputusan yang dapat membantu HRD dalam memilih calon karyawan baru. Pastinya, jika HRD dapat memilih karyawan terbaik maka perusahaan dapat mencapai target tertentu. (AYA)