Konten dari Pengguna

8 Contoh Pantun Lucu Bahasa Sunda dan Artinya yang Menghibur

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi contoh pantun lucu bahasa sunda. Sumber: www.unsplash.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi contoh pantun lucu bahasa sunda. Sumber: www.unsplash.com

Salah satu warisan budaya Indonesia yang kaya makna dan keindahan kata adalah pantun. Pantun juga hadir di antara ragam bahasa daerah Nusantara, termasuk Bahasa Sunda. Beberapa contoh pantun lucu Bahasa Sunda dapat menghibur dan membuat tergelak banyak orang.

Menurut buku Estetika Sunda, Jamaludin (2022:5), sastra Sunda adalah karya sastra yang menggunakan Bahasa Sunda sebagai medianya dan merupakan bagian dari kebudayaan Sunda dalam sepanjang perkembangannya dari dahulu hingga sekarang.

Contoh Pantun Lucu Bahasa Sunda untuk Menambah Wawasan Berbahasa Daerah

Ilustrasi contoh pantun lucu bahasa sunda. Sumber: www.unsplash.com

Bahasa Sunda adalah sebuah bahasa dari cabang Melayu-Polinesia yang termasuk dalam rumpun bahasa Austronesia. Bahasa ini biasanya dituturkan sebagai bahasa sehari-hari yang diucapkan oleh penduduk bersuku Sunda di wilayah bagian barat pulau Jawa.

Layaknya perkembangan bahasa daerah di Nusantara, Bahasa Sunda juga memiliki kekayaan sastra yang besar, salah satunya karya sastra pantun.

Pantun dalam Bahasa Sunda seringkali memikat dengan keindahan bahasanya, ditambah pantun-pantun tersebut juga sering kali mengundang tawa dengan humor yang terkandung di dalamnya.

Seperti apa contoh pantun lucu Bahasa Sunda? Berikut beberapa contohnya.

Pantun 1

Gembel-gembel ka pasar,

Janten deui keur kawasa,

Geura teu ngajaga wargana,

Leuwih asyik nyokot sambil paporita.

Artinya:

Orang-orang pengemis ke pasar,

ternyata kembali lagi ke rumah,

seolah-olah tidak menjaga kawannya,

lebih asyik mencari kesenangan diri sendiri.

Pantun 2

Burung hinggap di pipi,

Teu aya mimitina,

Ulah siah, ulah beunang,

Kawin deui sakali.

Artinya:

Burung hinggap di pipi,

tidak ada yang menghalanginya,

jangan diusir, jangan dibunuh,

akan menikah sekali lagi.

Pantun 3

Burung beungeut di kolam,

Ngajingkrak eungkar manuk,

Mangga dibalik deui,

Mayarkeun utangna.

Artinya:

Burung berenang di kolam,

mengajak tertawa anak ayam,

mari dibalikkan lagi,

membayar hutangnya.

Pantun 4

Dibere kue,

Handap geureudu,

Naon ti dibalik kue,

Hese deui bajigur.

Artinya:

Diberi kue,

duduk diam, a

pa yang ada di balik kue,

terasa lagi seperti minuman bajigur.

Pantun 5

Gorong-gorong mah di waduk

Piknik di teupi sawah

Ulah dimulihkeun ka anjeun

Deui aya di ampir.

Artinya:

Gorong-gorong di waduk,

piknik di pinggir sawah,

jangan dibuang kepadamu,

nanti ada lagi di sekitarmu.

Pantun 6

Hewan moal diuntu,

Hese ka kolong buah,

Hayang siga kacici,

Deui diwangun tina tidur.

Artinya:

Hewan tidak diuntung,

terlalu dekat dengan buah,

ingin mencari perhatian,

kembali bangun dari tidur.

Pantun 7

Kabasaran di padalarang,

Kaluar nginum beurang,

Hayang kabeh ulah dibalikkeun,

Kawin deui cicing seupak.

Artinya:

Besar di Padalarang,

keluar minum bersama,

ingin semuanya dibalikkan,

kawin lagi diam-diam.

Pantun 8

Ikan kawasa di ampal,

Ti alus ka campur,

Janten tara keur ditulis,

Lahirkeun serat cinta.

Artinya:

Ikan kembali ke dalam belanga,

bercampur dengan baik,

tidak pernah jadi ditulis,

malah melahirkan surat cinta.

Baca juga: 3 Contoh Puisi yang Mengandung 5 Majas Sekaligus dan Pengertian Majas

Contoh pantun lucu Bahasa Sunda di atas adalah contoh dari kekayaan humor dalam bahasa daerah. Selain menambah wawasan berbahasa daerah juga dapat menghibur hati yang sedang gundah.(VAN)