Konten dari Pengguna

8 Contoh Perubahan Energi Cahaya Menjadi Energi Panas yang Sering Dijumpai

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi contoh perubahan energi cahaya menjadi energi panas. Sumber: pexels.com/BrettSayles.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi contoh perubahan energi cahaya menjadi energi panas. Sumber: pexels.com/BrettSayles.

Contoh perubahan energi cahaya menjadi energi panas bermanfaat untuk menginspirasi penggunaannya lebih luas lagi. Ini karena Indonesia yang terletak di garis khatulistiwa memiliki sumber energi cahaya alam yang sangat berlimpah.

Energi merupakan kebutuhan utama dalam kehidupan. Namun beberapa sumber energi perlu pengolahan yang mahal dan lama untuk bisa digunakan. Energi cahaya memberikan alternatif pemanfaatan dari yang sederhana hingga berteknologi tinggi.

Contoh Perubahan Energi Cahaya Menjadi Energi Panas

Ilustrasi contoh perubahan energi cahaya menjadi energi panas. Sumber: pexels.com/GildoCancelli.

Dikutip dari IPA Fisika SMP dan MTs Jilid 2 untuk Kelas VIII, Mikrajuddin Abdullah (2004:31), energi cahaya berasal dari benda yang memancarkan cahaya.

Sumber energi cahaya ada 2 macam, yaitu alami dan buatan. Sumber energi cahaya alami adalah cahaya matahari. Sedangkan sumber energi buatan berupa cahaya lampu listrik atau cahaya dari api.

Makin terang sumber cahaya tersebut, makin tinggi intensitas cahayanya, maka makin banyak energi cahaya yang dipancarkan. Energi cahaya termasuk sulit disimpan.

Contoh perubahan energi cahaya menjadi energi panas dalam kehidupan sehari-hari antara lain:

  1. Energi cahaya dari matahari digunakan untuk mengeringkan pakaian di jemuran.

  2. Energi cahaya dari matahari digunakan untuk mengeringkan padi.

  3. Energi cahaya dari matahari digunakan untuk mengeringkan ikan asin.

  4. Energi cahaya dari lampu listrik digunakan untuk menghangatkan kandang anak ayam selama 24 jam hingga usia seminggu. Setelah itu, intensitas dapat diturunkan.

  5. Energi cahaya dari lampu listrik atau lampu minyak digunakan mesin tetas untuk mempercepat telur ayam menetas.

  6. Energi cahaya dari matahari digunakan untuk membakar kertas atau daun kering menggunakan lup atau kaca pembesar. Ini berguna untuk keadaan darurat, misalnya untuk membuat api ketika tersesat di hutan.

  7. Energi cahaya dari matahari digunakan untuk menghidupkan kompor bertenaga surya. Pembuatan kompor ini tidak perlu panel surya, melainkan cukup menggunakan kardus dan aluminium foil. Siswa sudah diajarkan cara membuatnya di sekolah.

  8. Energi cahaya dari lampu listrik digunakan untuk menghangatkan tanaman. Ini sering dilakukan di negara-negara yang mengalami musim dingin.

Baca juga: Pengertian Energi Nuklir dan Manfaatnya

Itulah contoh perubahan energi cahaya menjadi energi panas yang sering dijumpai dalam kehidupan sehari-hari. Energi cahaya, terutama dari matahari, masih memiliki banyak ruang untuk dieksplorasi. (lus)