Konten dari Pengguna

8 Contoh Uang Kertas dan Perbedaannya dengan Uang Logam

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi contoh uang kertas dan perbendaanya dengan uang logam. Foto: Unplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi contoh uang kertas dan perbendaanya dengan uang logam. Foto: Unplash

Peredaran uang di masyarakat bisa dibedakan dalam dua jenis, yaitu uang logam dan uang kertas. Contoh uang kertas sangat berbeda jika dibandingkan dengan uang logam.

Sebagai alat pembayaran yang sah, kedua jenis uang tersebut dapat digunakan oleh masyarakat pada saat melakukan transaksi jual-beli sehari-hari. Tidak heran jika uang menjadi alat tukar untuk membeli barang atau jasa.

Contoh Uang Kertas

Ilustrasi contoh uang kertas. Foto: Unplash

Mengutip dari buku Pengantar Ekonomi Makro dan Mikro, Siska Yuli Anita dkk (2022:129), uang kertas adalah uang yang pemerintah keluarkan berbahan kertas dengan gambar tertentu, nilai nominal, tetap disertai benang pengaman yang bisa dimanfaatkan untuk mencegah pemalsuan. Sama seperti uang logam, uang kertas juga termasuk alat pembayaran yang sah.

Adapun contoh uang kertas yang beredar di Indonesia bisa diketahui sebagai berikut.

  1. Pecahan uang kertas Rp1.000

  2. Pecahan uang kertas Rp2.000

  3. Pecahan uang kertas Rp5.000

  4. Pecahan uang kertas Rp10.000

  5. Pecahan uang kertas Rp20.000

  6. Pecahan uang kertas Rp50.000

  7. Pecahan uang kertas Rp75.000

  8. Pecahan uang kertas Rp100.000

Perbedaan Uang Logam dan Uang Kertas

Ilustrasi perbedaan uang kertas dan uang logam. Foto: Unplash

Di Indonesia ada beberapa jenis uang yang beredar. Menurut bahan pembuatannya, uang dibedakan menjadi dua, yaitu uang logam dan uang kertas. Adapun perbedaan dari keduanya bisa diketahui sebagai berikut.

1. Sifat

Pebedaan antara uang logam dan uang kertas dapat dilihat berdasarkan sifatnya. Pada dasarnya, uang logam memiliki sifat yang tidak mudah hancur, tahan lama, dan dapat dibagi menjadi satuan yang lebih kecil tanpa mengurangi nilai. Hal ini berbeda dengan uang kertas yang sifatnya mudah hancur dan tidak tahan lama.

2. Bahan Pembuatannya

Selanjutnya, perbedaan dari kedua jenis uang ini terletak pada bahan pembuatannya. Uang logam biasanya dibuat dari emas, perak, perunggu atau bahan sejenisnya.

Hal itu mampu membuat uang cenderung memiliki nilai yang tinggi dan stabil. Sedangkan uang kertas dibuat dalam bentuk lembaran yang terbuat dari bahan kertas atau bahan lainnya (yang menyerupai kertas).

3. Bentuk

Jika dilihat dari bentuknya, uang logam dan uang kertas memiliki perbedaan yang signifikan. Uang kertas berbentuk persegi panjang atau selembaran kertas. Sedangkan uang logam cenderung berbentuk lingkaran.

4. Nominal Pecahannya

Terakhir, perbedaan uang logam dan uang kertas terletak dari nominal pecahannya. Pada uang kertas, nominal yang tercantum lebih besar jika dibandingkan dengan uang logam.

Biasanya, nominal uang kertas Rp1.000, Rp2.000, Rp5.000, Rp10.000, Rp20.000, Rp50.000, Rp75.000 dan Rp100.000. Hal ini cenderung berbeda dengan nominal uang logam yang pecahan nominalnya Rp100, Rp200, Rp500 dan Rp1.000.

Baca juga: 2 Contoh Penyajian Data dan Fungsinya

Itulah ulasan mengenai contoh uang kertas dan perbendaharaannya dengan uang logam. Adapun perbedaan antara kedua jenis uang tersebut bisa meningkatkan pemahaman pembaca tentang kedua jenis uang tersebut. (NTA)