Konten dari Pengguna

8 Fungsi DNA dan RNA dan Perbedaannya yang Perlu Diketahui

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi fungsi dna dan rna. Sumber: www.unsplash.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi fungsi dna dan rna. Sumber: www.unsplash.com

DNA (Deoxyribonucleic Acid) dan RNA (Ribonucleic Acid) adalah dua molekul yang sangat penting dalam kehidupan. Keduanya berperan dalam penyimpanan dan transmisi informasi genetik, tetapi memiliki perbedaan signifikan dalam struktur serta fungsi DNA dan RNA.

Menurut buku Barkode DNA Konsep Dasar, Aplikasi, Analisis, Filogenetik, Annisa & Rini Hafzari (2021:3), barkode DNA adalah salah satu metode penting yang pada masa sekarang yang digunakan untuk identifkasi spesies, forensik, menilai tingkat keragaman hayati dan sebagai konfirmasi terhadap bahan dalam pembuatan berbagai macam produk.

Mengenal Fungsi DNA dan RNA

Ilustrasi fungsi dna dan rna. Sumber: www.unsplash.com

DNA adalah molekul yang membawa instruksi genetik yang diperlukan untuk mengatur perkembangan, pertumbuhan, dan fungsi organisme.

DNA atau asam deoksiribosa nukleat (ADN) tersusun atas rangkaian nukleotida, yaitu gabungan antara molekul gugus fosfat, gula pentosa, dan basa nitrogen. Agar lebih memahami DNA dan RNA, berikut ulasan dari fungsi DNA dan RNA yang perlu diketahui.

1. Fungsi DNA

  • Fungsi utama DNA adalah sebagai penyimpan informasi genetik. DNA berfungsi menyimpan dan menurunkan informasi genetik dalam jangka waktu yang panjang. Setiap organisme memiliki DNA di dalam inti selnya, yang disusun dari urutan nukleotida (A, T, C, dan G) yang membentuk gennya.

  • DNA juga berperan dalam replikasi, yaitu proses pembentukan salinan identik dari dirinya sendiri. Proses ini penting dalam pembelahan sel dan reproduksi, sehingga setiap sel anak mendapatkan salinan yang sama dari DNA.

2. Fungsi RNA

RNA atau asam ribonukleat (ARN) tersusun atas rantai tunggal polinukleotida, yaitu gabungan antara molekul gugus fosfat, ribosa, dan basa nitrogen.

  • RNA berfungsi sebagai pembawa dan penerjemah kode genetik untuk pembuatan protein.

  • Memfasilitasi translasi DNA menjadi protein.

  • Berfungsi sebagai molekul adaptor dalam sintesis protein.

  • Berfungsi sebagai pembawa pesan antara DNA dan ribosom.

  • Sebagai pembawa informasi genetik di semua sel hidup.

  • Mempromosikan ribosom untuk memilih asam amino yang tepat yang dibutuhkan dalam membangun protein baru dalam tubuh.

Baca juga: Perbedaan Pasar Perdana dan Pasar Sekunder

Perbedaan DNA dan RNA

Ilustrasi fungsi dna dan rna. Sumber: www.unsplash.com

Perbedaan DNA dan RNA dapat terlihat pada fungsi, letak, struktur, komposisi kimia, hingga jenis-jenisnya. Berikut beberapa perbedaan DNA dan RNA yang dapat dikenali.

1. Perbedaan dari Segi Fungsi

Perbedaan DNA dan RNA yang tak kalah penting adalah fungsinya. DNA dan RNA memiliki fungsi yang berbeda pada manusia. DNA bertanggung jawab untuk menyimpan dan mentransfer informasi genetik.

Sedangkan RNA secara langsung mengkode asam amino dan bertindak sebagai pembawa pesan antara DNA dan ribosom untuk membuat protein.

2. Perbedaan dari Segi Komponen Penyusun

Molekul RNA mempunyai struktur berupa rantai pendek seperti pita tunggal atau pita ganda tidak berpilin. Sedangkan molekul DNA mempunyai bentuk berupa rantai panjang seperti tangga tali berpilin ganda (double helix).

3. Perbedaan dari Segi Lokasi

Perbedaan DNA dan RNA lainnya adalah lokasi tempat keduanya berada. DNA berlokasi di sel eukariotik, di mana ditampung dalam nukleus. Nukleus berada dalam bentuk yang sangat padat yang disebut kromosom.

4. Perbedaan dari Segi Kerusakan karena Sinar Ultraviolet

Pada umumnya, molekul DNA lebih rentan mengalami kerusakan dibandingkan dengan RNA yang relatif lebih tahan saat terpapar sinar ultraviolet (UV). DNA mungkin akan mengalami kerusakan setiap hari.

6. Perbedaan dari Segi Reaktivitas

Perbedaan DNA dan RNA juga bisa dikenali dari reaktivitasnya. Ikatan C-H dalam DNA membuatnya cukup stabil, ditambah tubuh menghancurkan enzim yang akan menyerang DNA.

Lekukan kecil di heliks juga berfungsi sebagai perlindungan, memberikan ruang minimal bagi enzim untuk menempel. Ikatan O-H di ribosa RNA membuat molekul lebih reaktif, dibandingkan dengan DNA.

Fungsi DNA dan RNA yang berbeda menjelaskan perbedaan DNA dan RNA bisa membantu membedah peran keduanya dalam genetika.

Perbedaan DNA dan RNA memungkinkan kedua molekul untuk bekerja sama dan memenuhi peran esensialnya. Semoga informasi ini berguna.(VAN)