Konten dari Pengguna

9 Jenis Kultur Jaringan Tanaman dan Manfaatnya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Jenis kultur jaringan. Foto hanya ilustrasi. Sumber: Pexels/ kennethr
zoom-in-whitePerbesar
Jenis kultur jaringan. Foto hanya ilustrasi. Sumber: Pexels/ kennethr

Kultur jaringan merupakan hal yang populer di dunia budidaya tumbuhan. Sebab, menggunakan metode ini akan memberikan keuntungan yang beragam. Jenis kultur jaringan sendiri terdiri dari beberapa macam yang dibagi berdasarkan organnya.

Dikutip dari buku Kultur Jaringan Skala Rumah Tangga oleh Eka Nurwulan Asriani (2020:1) kultur jaringan merupakan cara yang dilakukan untuk memperbanyak tanaman dengan cara yang tidak alami.

Biasanya kultur jaringan dilakukan dengan menumbuhkan bagian tanaman dalam suasana yang bebas tanpa hama dan penyakit. Proses tersebut merupakan upaya untuk menghasilkan propagasi tumbuhan secara aseptik.

Jenis-jenis Kultur Jaringan

Jenis kultur jaringan. Foto hanya ilustrasi. Sumber: Pixabay/ kennethr

Kultur jaringan merupakan metode yang telah diterapkan selama bertahun-tahun. Hal ini karena tanaman yang dihasilkan akan lebih berkualitas dan biaya produksi yang terjangkau. Jenis kultur jaringan yang ada hingga sekarang pun beragam. Apa saja?

1. Kultur Jaringan Organ

Jenis kultur jaringan yang pertama adalah kultur jaringan organ yang biasanya menggunakan struktur tanaman tertentu. Jenis ini terbagi lagi menjadi beberapa macam. Berikut uraiannya:

  1. Kultur meristem, merupakan teknik kultur jaringan yang berguna untuk membebaskan tanaman dari infeksi virus.

  2. Kultur pucuk, merupakan kultur jaringan yang menggunakan bagian pucuk atau kuncup yang memiliki beberapa daun.

  3. Kultur nodus dari tunas lateral yang terpisah. Hal ini dilakukan dengan cara mengambil sepotong jaringan barang yang memiliki nodus.

  4. Kultur akar terisolasi, yaitu teknik kultur jaringan yang tidak terhubung ke tunas untuk menghasilkan akar yang bercabang.

  5. Kultur embrio, adalah jenis yang menggunakan embrio yang dibuahi maupun tidak. Embrio tersebut didapatkan dari biji atau buah yang sedang berkembang.

2. Kultur Jaringan Non Organ

Kultur jaringan non organ mengacu pada proses memperbanyak tanaman dengan menggunakan bagian sel atau jaringan tumbuhan. Berikut jenis-jenis kultur jaringan non organ:

  1. Kultur kalus, adalah proses kultur jaringan yang memakai potongan organ tumbuhan kecil yang tidak terkoordinasi.

  2. Kultur suspensi, yaitu kultur jaringan yang menggunakan populasi sel tumbuhan yang disebar dalam media aerasi atau media cair.

  3. Kultur protoplas, adalah jenis kultur jaringan yang mengambil sel tumbuhan yang sebelumnya diisolasi tanpa dinding sel.

  4. Kultur antera, merupakan kultur jaringan yang mdngambil kepala sari secara lengkap.

Manfaat Kultur Jaringan

Jenis kultur jaringan. foto hanya ilsutrasi. Sumber: Pexels/ Karolina Grabowska

Berbagai jenis kultur jaringan umumnya memiliki manfaat yang beragam untuk mendapatkan tanaman yang berkualitas. Lantas apa saja manfaat dari kultur jaringan?

  • Mampu menhasilkan tanaman baru dalam waktu yang singkat

  • Mampu menghasilkan tanaman yang memiliki sifat fisiologi dan morfologi yang persis dengan induknya.

  • Mampu memproduksi tanaman baru dengan jumlah tak terbatas.

  • Terhindar dari serangan hama

  • Menghemat waktu perkembangbiakan

  • Tidak bergantung pada musim

Baca Juga: Pengertian, Jenis, dan Tips Budidaya Tanaman Holtikultura

Ada beragam jenis kultur jaringan dalam budidaya tanaman saat ini. Pengunaan metode tersebut telah terbukti menhasilkan tanaman yang unggul dan juga dapat disesuaikan dengan kebutuhan. (NUM)