Konten dari Pengguna

9 Karakteristik Kerak Benua di Permukaan Bumi

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Karakteristik kerak benua - Sumber: pixabay.com/wikiimages
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Karakteristik kerak benua - Sumber: pixabay.com/wikiimages

Di permukaan bumi, karakteristik kerak benua sangat berbeda dengan karakteristik kerak samudera. Perbedaan antara kerak benua dan kerak samudra terdapat dalam komposisi mineral, ketebalan, dan kepadatannya.

Ciri fisik dan karakter yang khas dari kerak benua berperan penting dalam geodinamika. Selain juga berpengaruh pada proses dan hasil pembentukan fitur-fitur geologi seperti pegunungan, lembah, dan batas lempeng.

Apa Saja Karakteristik Kerak Benua yang Khas?

Ilustrasi Karakteristik kerak benua - Sumber: pexels.com/@martinskrastins/

Kerak benua adalah lapisan padat yang membentuk permukaan daratan di bumi. Ini merupakan salah satu dari dua jenis kerak utama yang membentuk kulit luar bumi, yang disebut litosfer.

Berdasarkan buku Explore Geografi Jilid 1 untuk SMA/MA Kelas X, Dra. Sri Wiyanti, M.Pd., dkk, 2017, litosfer terdiri dari dua jenis kerak yang berbeda, yaitu kerak benua dan kerak samudra. Keduanya memiliki perbedaan seperti yang tadi sudah disebutkan.

Terdapat beberapa karakteristik kerak benua yang mendasar dan khas, di antaranya adalah:

  1. Kerak benua umumnya lebih tebal dan lebih ringan daripada kerak samudra.

  2. Kerak benua bersifat keropos dan mudah retak karena komposisi mineralnya yang dominan silikat.

  3. Mineral yang ada di kerak benua umumnya berbeda dari yang terdapat di kerak samudra. Misalnya, kerak benua mengandung lebih banyak granit dan batuan asam.

  4. Daratan di atas kerak benua memiliki ketinggian yang lebih tinggi dibandingkan dengan dasar laut karena kerak benua lebih tebal.

  5. Kerak samudra menyusup di bawah kerak benua. Fenomena ini dikenal sebagai subduksi, yaitu saat lempeng samudra yang lebih padat menyusup di bawah lempeng benua.

  6. Kerak benua sering mengalami patahan dan gempa bumi. Ini terjadi karena adanya tegangan yang terakumulasi selama proses pergerakan lempeng.

  7. Kerak benua merupakan tempat terbentuknya pegunungan tinggi dan dataran tinggi karena proses tumbukan dan lipatan kerak.

  8. Batuan di kerak benua umumnya lebih tua daripada batuan di kerak samudra.

  9. Kerak benua memiliki ketebalan yang bervariasi di berbagai wilayah. Beberapa wilayah memiliki kerak benua yang sangat tebal, sementara yang lain memiliki kerak benua yang lebih tipis.

Baca Juga: Mengapa Kerak Benua Memiliki Sifat Padat? Ini Alasannya

Berbagai karakteristik kerak benua tersebut menciptakan keragaman geologi di permukaan bumi. Adanya kerak benua yang menyusun daratan dan kerak samudra yang membentuk dasar laut menjadikan keduanya saling melengkapi. (DNR)