9 Perbedaan Baju Pramuka Siaga dan Penggalang

Ragam Info
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pramuka di Indonesia memiliki beberapa tingkatan, salah satunya adalah Siaga dan Penggalang. Kedua tingkatan ini memiliki perbedaan mendasar. Terutama perbedaan baju Pramuka Siaga dan Penggalang yang tentunya harus diketahui.
Mengutip laman pramuka.or.id, Gerakan Pramuka adalah organisasi pendidikan nonformal yang menyelenggarakan pendidikan kepanduan yang dilaksanakan di Indonesia. Kata Pramuka merupakan Praja Muda Karana, yang memiliki arti Orang Muda yang Suka Berkarya.
Perbedaan Baju Pramuka Siaga dan Penggalang yang Perlu Diketahui
Pramuka adalah istilah untuk Anggota Gerakan Pramuka, yang terbagi dalam beberapa kelompok usia Pramuka Siaga (7-10 tahun), Pramuka Penggalang (11-15 tahun), Pramuka Penegak (16-20 tahun), dan Pramuka Pandega (21-25 tahun).
Dengan adanya jenjang kelompok berdasarkan usia tentunya ada perbedaan baju pramuka siaga dan penggalang. Berikut penjelasannya.
1. Topi
Siaga: Menggunakan topi berwarna coklat tua yang berbentuk topi joki.
Penggalang: Mengenakan dari kain beludru dan berbentuk topi bulat.
2. Atribut
Siaga: Atribut pada seragam Siaga lebih sederhana, termasuk tanda lokasi dan lambang Pramuka Siaga.
Penggalang: Memiliki atribut yang lebih kompleks, seperti lencana kecakapan umum (SKU) dan lencana kecakapan khusus (SKK).
3. Setangan Leher
Siaga: Setangan leher berwarna merah-putih tanpa corak tambahan.
Penggalang: Setangan leher bisa memiliki corak dan warna yang lebih bervariasi, tergantung pada satuan Pramuka.
4. Tanda Jabatan
Siaga: Tanda jabatan pada Pramuka Siaga tidak begitu banyak dan hanya terbatas pada tanda peserta didik.
Penggalang: Lebih beragam, termasuk tanda regu, pin jabatan, dan tanda-tanda lainnya.
5. Celana/Rok
Siaga: Menggunakan celana pendek (untuk laki-laki) atau rok pendek (untuk perempuan) berwarna cokelat tua.
Penggalang: Menggunakan celana panjang atau rok panjang berwarna cokelat tua.
6. Kaus Kaki
Siaga: Biasanya, memakai kaus kaki panjang berwarna putih.
Penggalang: Kaus kaki yang digunakan bisa berwarna cokelat atau hitam, tergantung kebijakan satuan.
7. Sepatu
Siaga: Sepatu berwarna hitam polos.
Penggalang: Sepatu juga berwarna hitam namun dengan variasi model yang lebih banyak diperbolehkan.
8. Lencana Kecakapan
Siaga: Lencana kecakapan pada seragam Siaga lebih sedikit, biasanya hanya berupa tanda kecakapan umum.
Penggalang: Lencana kecakapan umum dan khusus lebih banyak dipakai dan terlihat jelas di seragam.
9. Penggunaan Tongkat
Siaga: Tidak diwajibkan menggunakan tongkat.
Penggalang: Tongkat Pramuka menjadi salah satu perlengkapan penting yang sering digunakan dalam kegiatan.
Dengan memahami perbedaan baju Pramuka Siaga dan Penggalang ini, anggota Pramuka bisa lebih menghargai identitas masing-masing tingkatan dan menjalankan peran mereka dengan lebih baik dalam kegiatan kepramukaan. (VAN)
Baca juga: Ragam Kegiatan Ekskul Pramuka di Sekolah
