9 Vitamin yang Larut dalam Air dan Penjelasannya

Ragam Info
Akun yang membahas berbagai informasi bermanfaat untuk pembaca.
Konten dari Pengguna
4 April 2024 16:20 WIB
·
waktu baca 3 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi vitamin yang larut dalam air adalah. Sumber foto: Pexels/Polina Tankilevitch
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi vitamin yang larut dalam air adalah. Sumber foto: Pexels/Polina Tankilevitch
ADVERTISEMENT
Vitamin yang larut dalam air adalah zat yang diperlukan oleh tubuh. Vitamin ini dapat dibedakan menjadi 9 macam, salah satunya yaitu vitamin C.
ADVERTISEMENT
Vitamin secara umum merupakan zat organik kompleks yang memainkan peran penting bagi kesehatan manusia. Adapun kegunaan zat ini yaitu dapat membantu proses metabolisme tubuh.

Vitamin yang Larut dalam Air

Ilustrasi vitamin yang larut dalam air adalah. Sumber foto: Pexels/Polina Tankilevitch
Berdasarkan buku Pengantar Biokimia Klinis, R. Haryo Bimo Setiarto, S.Si, M.Si Dr. Marni Br Karo, (2021:116), vitamin larut air merupakan komponen sistem enzim yang membantu metabolisme energi. Vitamin larut air biasanya tidak disimpan di dalam tubuh dan dikeluarkan melalui urine dalam jumlah kecil.
Oleh sebab itu, vitamin larut air perlu dikonsumsi tiap hari untuk mencegah terganggunya fungsi normal tubuh. Vitamin ini diklasifikasikan menjadi beberapa yang saling berkaitan fungsinya.
Agar lebih memahaminya, penjelasan tentang ragam vitamin yang larut dalam air adalah sebagai berikut menurut buku Vitamin, Elsa Yuniarti, Sari Ramadhani, (2023:24).
ADVERTISEMENT

1. Vitamin B1 (Tiamin Hidroklorida)

Vitamin B1 berfungsi dalam metabolisme lipid (lemak), glukosa, dan neurotransmiter. Dengan ini B1 berperan penting untuk mengkonversi makanan menjadi sumber energi.

2. Vitamin B2 (Riboflavin)

Vitamin B2 dapat dikenal dengan istilah Riboflavin. Jenis ini digunakan dalam sistem enzim asam amino, lipid, dan pernafasan. Vitamin B2 juga dapat melindungi kesehatan kulit maupun mata.

3.Vitamin B3 (Niasin)

Vitamin B3 atau asam nikotinat dapat membatu metabolisme protein, karbohidrat, dan lemak yang terdapat pada tubuh. Selain itu, B3 juga berperan dalam reaksi enzimatik. Bentuk koenzin tersebut berupa NAD (nicotonamide adenine dinucleotide) dan NADP (nicotinamide adenine dinucleotide phosphate).

4. Vitamin B5 (Asam Pantothenate)

Asam pantothenate atau vitamin B5 dapat membantu proses metabolisme dan sistem saraf. Beberapa penyakit yang dapat diatasi menggunakan vitamin B5 yaitu migrain, kelelahan, dan alergi. Tidak hanya itu, unsur ini juga penting dalam pembentukan hormon.
ADVERTISEMENT

5. Vitamin B6 (Piridoksin)

Piridoksin (B6) dapat ditemukan dalam sistem enzimatik. Beberapa proses pengaturan zat yang membutuhkan unsur B6 adalah metabolisme asam amino dan metabolisme protein.

6. Vitamin B7 (Biotin)

Vitamin B7 bisa disebut juga sebagai biotin. Vitamin ini memiliki beragam fungsi bagi tubuh, antara lain untuk pembentukan kuku , rambut, dan membatu proses pelepasan energi.

7.Vitamin B9 (Asam Folat)

B9 baik digunakan dalam pengobatan sakit anemia. Karena dapat berfungsi dalam pembentukan sel- sel darah merah.

8. Vitamin B12 (Sianokobalamin)

Seperti halnya vitamin B9, sianokobalamin (B12) juga dapat membatu proses metabolisme sel darah. Jenis B12 juga dapat berfungsi unuk melindungi syaraf dan jaringan.

9. Vitamin C

Vitamin C merupakan jenis vitamin yang larut dalam air. Vitamin ini mempunyai fungsi penting guna mencegah berbagai jenis penyakit, seperti sariawan, kulit kasar, dan aterosklerosis.
ADVERTISEMENT
Dari ulasan di atas dapat disimpulkan bahwa vitamin yang larut dalam air adalah vitamin B1, B2, B3, B5, B6, B7, B9, B12, dan C. Vitamin tersebut mempunyai peran masing-masing yang dapat membantu proses pengaturan zat pada sistem tubuh. (Riyana)