Konten dari Pengguna

Alasan Mengajarkan Konsep Screen Time, Screen Break, dan Screen Zone pada Siswa

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi apakah anda sudah mengajarkan konsep screen time, screen break, dan screen zone kepada siswa? - Sumber: pexels.com/@alex-green
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi apakah anda sudah mengajarkan konsep screen time, screen break, dan screen zone kepada siswa? - Sumber: pexels.com/@alex-green

Sebagai tenaga pendidik, apakah Anda sudah mengajarkan konsep screen time, screen break, dan screen zone kepada siswa? Siswa modern memang semakin akrab dengan berbagai perangkat digital dalam kehidupan sehari-hari, baik untuk belajar maupun hiburan.

Tanpa pemahaman yang tepat, penggunaan layar yang berlebihan dapat berdampak negatif pada kesehatan fisik dan mental mereka. Itulah mengapa penting bagi tenaga pendidik untuk membekali siswa dengan pengetahuan tentang cara mengatur waktu layar secara bijak.

Apakah Anda Sudah Mengajarkan Konsep Screen Time, Screen Break, dan Screen Zone kepada Siswa? Alasan Mengapa Konsep Tersebut Penting

Ilustrasi apakah anda sudah mengajarkan konsep screen time, screen break, dan screen zone kepada siswa? - Sumber: unsplash.com/@emily_wade

Seiring dengan semakin berkembangnya teknologi, anak-anak dan remaja semakin akrab dengan perangkat layar, mulai dari smartphone, tablet, laptop, hingga televisi. Bahkan, aktivitas belajar pun kini banyak dilakukan melalui layar.

Meskipun teknologi membawa banyak manfaat, penggunaan gadget (gawai) yang berlebihan bisa berdampak negatif. Dampaknya muncul dan berpengaruh pada perkembangan siswa, baik secara fisik maupun mental.

Untuk itu, sangat penting bagi guru dan orang tua untuk mengenalkan konsep screen time, screen break, dan screen zone kepada siswa. Screen time adalah waktu yang dihabiskan seseorang di depan layar gawai, baik untuk hiburan, belajar, bermain game, atau kegiatan lainnya.

Screen break adalah waktu istirahat dari layar secara berkala untuk mencegah kelelahan mata dan tubuh. Sedangkan screen zone adalah area atau waktu tertentu yang telah ditentukan sebagai tempat atau timing bebas layar.

Sebagai guru, apakah Anda sudah mengajarkan konsep screen time, screen break, dan screen zone kepada siswa? Sangat penting bagi guru dan orang tua untuk mengenalkan ketiga konsep tersebut kepada siswa.

Inilah beberapa alasannya.

1. Melatih Kesadaran Diri Terhadap Penggunaan Teknologi

Anak-anak sering tidak sadar berapa lama mereka sudah menatap layar gawai. Dengan memperkenalkan konsep screen time, siswa belajar mengukur dan mengatur sendiri waktunya. Bukan sekadar membatasi, tetapi mendidik mereka untuk bijak dalam memilih aktivitas.

2. Mencegah Dampak Negatif Kesehatan

Terlalu lama menatap layar gawai dapat menyebabkan kelelahan mata, nyeri leher, gangguan tidur, bahkan obesitas karena kurang gerak. Dengan memahami pentingnya screen break, siswa akan terbiasa untuk mengambil jeda yang sehat secara berkala.

3. Mendorong Gaya Hidup Lebih Seimbang

Konsep screen zone membantu siswa menyadari bahwa tidak semua waktu harus dihabiskan dengan gawai. Ada ruang dan momen tertentu yang lebih baik digunakan untuk interaksi langsung, istirahat, atau aktivitas fisik. Ini akan membantu mendukung perkembangan sosial dan emosional anak.

Menurut buku Literasi Digital, Herry Syafrial, (2023), literasi digital membantu siswa memahami bahwa screen time, break, dan zone merupakan bentuk literasi digital yang kontekstual. Mengajarkan bahwa teknologi harus digunakan secara sadar dan bertanggung jawab.

Apakah Anda sudah mengajarkan konsep screen time, screen break, dan screen zone kepada siswa? Jika belum, inilah saat yang tepat untuk mulai memasukkan nilai-nilai pengelolaan waktu penggunaan gawai ke dalam pembelajaran sehari-hari. (DNR)

Baca Juga: Screen Time pada Anak: Pengertian, Dampak, serta Panduan Bagi Orang Tua