Alasan Mengapa Bulan Tidak Digolongkan Sebagai Bintang

Ragam Info
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Alasan mengapa bulan tidak digolongkan sebagai bintang bisa diketahui dari pengertian bintang itu sendiri. Benda langit disebut dengan bintang adalah benda langit yang dapat memancarkan cahaya sendiri. Sedangkan bulan diketahui cahaya bulan berasal dari sinar matahari.
Dikutip dari buku Superlengkap Fisika SMP, Robiatul Adawiyah, (2012: 168), bulan merupakan satelit alami bumi yang melakukan tiga gerakan, rotasi, revolusi bumi dan revolusi matahari. Dari keterangan di atas, dapat diketahui bulan adalah satelit dan bukan benda langit yang memiliki cahaya sendiri.
Mengapa Bulan Tidak Digolongkan sebagai Bintang?
Meskipun pada malam hari bulan terlihat terang seperti bercahaya, tetapi sebenarnya cahaya tersebut tidak berasal dari bulan. Hal ini adalah salah satu jawaban mengapa bulan tidak digolongkan sebagai bintang. Berikut ini alasan selengkapnya.
Bulan merupakan benda langit yang tidak memiliki cahaya sendiri, sedangkan yang disebut dengan bulan adalah benda langit yang memiliki atau memancarkan cahaya.
Bulan yang merupakan satelit alami dari bumi, yang berasal dari tabrakan bumi dengan benda langit asing. Pergerakan bulan mengelilingi bumi karena terdapatnya gaya gravitasi pada bumi dan bulan yang kemudian menjadi saling tarik menarik.
Yang disebut dengan bintang adalah benda langit yang memiliki atau memproduksi dan memancarkan cahayanya tersendiri. Alasan yang tidak terbantahkan bahwa bulan bukan termasuk bintang, karena bulan tidak memiliki cahaya.
Bulan terbentuk dari bebatuan dari sebuah benturan antara bumi dengan benda asing. Dengan demikian, hal ini semakin memperkuat alasan bahwa bulan tak dapat menghasilkan sumber cahaya.
Permukaan bulan yang tidak rata, berlubang seperti kawah dapat dilihat dengan mudah. Sedangkan permukaan bintang yang memancarkan cahaya seperti matahari, permukaannya tidak dapat diketahui dengan pasti.
Cahaya yang terlihat dari bulan pada malam hari adalah sebenarnya hanya pantulan dari sinar matahari. Yang terjadi sebenarnya bulan hanya merefleksikan cahaya matahari sekitar 7-12 persen. Itulah mengapa, bulan terlihat bercahaya hanya malam hari.
Baca juga: Memahami 5 Fungsi Matahari untuk Kesehatan Tubuh
Terjawab sudah mengapa bulan tidak digolongkan sebagai bintang. Alasan-alasan ilmiah di atas membuktikan bahwa bulan tidak menghasilkan cahaya. Meski demikian, manusia dapat menikmati indahnya malam hari berkat cahaya matahari yang dipantulkan. (STA)
