Konten dari Pengguna

Alasan Vaksin Disebut Produk Bioteknologi

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi kenapa vaksin disebut produk bioteknologi - Sumber: pixabay.com/spencerbdavis1
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi kenapa vaksin disebut produk bioteknologi - Sumber: pixabay.com/spencerbdavis1

Kenapa vaksin disebut produk bioteknologi? Vaksin merupakan produk yang dimanfaatkan untuk mencegah penyakit menular. Vaksin terbuat dari bahan yang berasal dari virus atau bakteri yang menjadi penyebab penyakit, tapi sudah mengalami modifikasi.

Karena adanya modifikasi tersebut, vaksin tidak dapat menyebabkan penyakit. Sebaliknya mampu merangsang sistem kekebalan tubuh untuk mengembangkan kekebalan terhadap penyakit tersebut.

Kenapa Vaksin Disebut Produk Bioteknologi?

Ilustrasi kenapa vaksin disebut produk bioteknologi - Sumber: pixabay.com/fernandozhiminaicela

Bioteknologi merupakan cabang ilmu yang menggunakan proses biologis untuk menciptakan produk yang bermanfaat bagi manusia. Dalam bioteknologi, mikroorganisme, sel, dan jaringan hidup digunakan untuk menghasilkan berbagai produk.

Berdasarkan buku Be Smart Ilmu Pengetahuan Alam, Dian Surdijhani, dkk, 2008, bioteknologi modern memanfaatkan teknologi rekombinasi DNA dan manipulasi genetik untuk mengubah organisme hidup dan menciptakan produk-produk yang inovatif.

Alasan utama kenapa vaksin disebut produk bioteknologi adalah karena proses produksinya menggunakan teknologi biologi dan teknik rekayasa genetika. Berikut adalah penjelasan lengkapnya.

1. Proses Produksi dengan Menggunakan Mikroorganisme atau Sel

Banyak vaksin diproduksi dengan menggunakan mikroorganisme atau sel sebagai inang untuk menghasilkan komponen vaksin. Misalnya, vaksin virus yang dibuat dengan mengkulturkan virus dalam sel-sel inang, sedangkan vaksin bakteri dapat melibatkan kultur bakteri.

2. Teknik Rekayasa Genetika

Beberapa vaksin modern melibatkan teknik rekayasa genetika untuk memodifikasi mikroorganisme atau sel inang untuk memproduksi komponen vaksin tertentu. Ini digunakan untuk meningkatkan efisiensi produksi dan kontrol yang lebih baik terhadap sifat vaksin.

3. Isolasi dan Produksi Protein Rekombinan

Bioteknologi juga digunakan untuk menghasilkan vaksin dengan cara mengisolasi dan memproduksi protein rekombinan yang menjadi komponen utama vaksin. Protein tersebut bisa berasal dari virus, bakteri, atau organisme yang menginduksi respons kekebalan tubuh.

4. Penggunaan Teknologi Kultur Sel

Ada juga jenis-jenis vaksin yang diproduksi dengan menggunakan teknologi kultur sel. Artinya sel-sel khusus dipelihara dalam kondisi laboratorium dan digunakan untuk memproduksi komponen vaksin.

5. Purifikasi dan Proses Bioproses

Setelah produksi, vaksin kemudian harus melalui tahap purifikasi dan proses bioproses untuk memastikan keamanan, keefektifan, dan kemurnian. Bioteknologi memberikan metode-metode yang canggih untuk melaksanakan langkah-langkah ini dengan lebih efisien.

Baca Juga: 10 Cara Pemanfaatan Bioteknologi dalam Bidang Kedokteran

Dengan memanfaatkan prinsip-prinsip bioteknologi, produksi vaksin dapat menjadi lebih efisien. Kontrol kualitas juga dapat ditingkatkan, dan jenis vaksin yang lebih inovatif dapat dikembangkan. Itulah alasan kenapa vaksin disebut produk bioteknologi modern. (DNR)