Konten dari Pengguna

Amoeba Bergerak dengan Apa? Ini Jawabannya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Amoeba Bergerak dengan , foto:pixaby
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Amoeba Bergerak dengan , foto:pixaby

Amoeba merupakan salah satu organisme uniseluler yang masuk dalam kelompok protozoa. Amoeba bergerak dengan pseudopodia atau kaki semu. Alat gerak tersebut dipakai untuk menelan berbagai partikel makanan.

Makanan utama dari organisme tersebut berupa tanaman ataupun berbagai hewan mikroskopis yang hidup pada air tawar. Sehingga Jenis organisme tersebut banyak ditemukan pada air tawar.

Amoeba Bergerak dengan Memakai Apa?

Ilustrasi Amoeba Bergerak dengan, foto;pexels

Dikutip dari buku Biologi Edisi Kelima Jilid II, Neil (2003:136) amoeba bergerak dengan memakai pseudopodia atau kaki semu. Selain untuk bergerak, alat gerak tersebut juga digunakan untuk makan.

Amoeba merupakan genus yang dimiliki oleh protozoa dan tergolong eukariota uniseluler atau organisme yang memiliki organel sel terikat oleh membran. Gerakan dari amoeba disebut juga dengan gerak amoebid.

Untuk dapat bergerak berpindah-pindah tempat, amoeba membutuhkan beberapa tahapan. Adapun pergerakannya adalah sebagai berikut.

  1. Tahap pertama amoeba melakukan perpanjangan ekstoplasma dalam suatu titik di tubuhnya. Setelah melakukan perpanjangan tersebut kemudian terbentuk mirip seperti tonjolan.

  2. Endoplasma amoeba melakukan pergerakan menuju tonjolan yang sudah terbentuk. Selanjutnya terbentuklah pesudopodia atau kaki semu amoeba.

  3. Bagian endoplasma masih tetap melakukan pergerakan menuju ke arah pseudopodia sampai menyebabkan sebagian tubuh amoeba melakukan perpindahan di pseudopodia.

  4. Semua endoplasma dan berbagai organel di dalamnya, seperti nukleus sudah berpindah ke pseudopodia. Sehingga menyebabkan pseudopodia melakukan perubahan menjadi tubuh amoeba yang baru saja berpindah tempat.

  5. Selanjutnya dengan cara yang sama seperti proses sebelumnya, ekstoplasma mulai melakukan pemanjangan lagi ke arah kanan (amoeba), yang diikuti oleh pergerakan dari endoplasma.

  6. Ketika sudah terbentuk pseudopodia baru, bagian endoplasma terus berlanjut untuk melakukan pengisian ruang pada pseudopodia tersebut. Selanjutnya lama-kelamaan pseudopodia berubah lagi menjadi tubuh amoeba.

Selain dipakai untuk bergerak, kaki semu amoeba juga dipakai untuk mengambil makanan atau menelan makanan. Di mana mode pengambilan makanan tersebut disebut dengan holozoik. Holozoik merupakan mode pengambilan makanan dari lingkungan sekitar yang berbentuk padat.

Untuk dapat memperoleh makanannya, kaki semu amoeba harus melakukan pergerakan mengelilingi partikel-partikel makanan yang membentuk seperti kurva tertutup. Selanjutnya partikel makanannya akan masuk pada membran plasma.

Baca Juga: Struktur Tubuh Protozoa dan Klasifikasinya

Amoeba bergerak dengan pseudopodia atau disebut juga dengan kaki semu. Di mana untuk melakukan pegerakannya, harus melalui beberapa tahapan. Kaki semu tersebut juga digunakan oleh amoeba untuk memperoleh makanan. (PAM)