Apa Langkah Pertama dalam Proses Pengambilan Keputusan Menurut Paul dan Elder?

Ragam Info
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Berpikir kritis merupakan salah satu kemampuan manusia yang jadi objek menarik bagi peneliti Richard Paul dan Linda Elder. Pemikiran kritis bukanlah kemampuan yang bisa didapat begitu saja seperti halnya keahlian lain yang memiliki hubungan dalam kehidupan.
Berpikir kritis merupakan suatu kemampuan yang harus dikembangkan dengan cara balajar dan berlatih. Ada beberapa tahapan yang perlu dilakukan agar kemampuan berpikir kritis bisa dimiliki. Salah satu konsep berpikir kritis yang bisa dilakukan adalah pendekatan dari Paul dan Elder.
Apa Langkah Pertama dalam Proses Pengambilan Keputusan Menurut Paul dan Elder
Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) kritis berarti sifat tidak mudah percaya, berusaha menemukan kesalahan, dan tajam dalam menganalisis. Dapat disimpulkan bahwa berpikir kritis merupakan suatu tindakan atau sikap dimana seseorang merasa tidak terima begitu saja dengan apa yang dia dapatkan, namun mempertanyakan kembali hal tersebut dengan melakukan pertimbangan-pertimbangan.
Berpikir kritis menggunakan dasar analisis argumen dan melahirkan wawasan baru dari hasil interpretasi dari suatu fakta, situasi, keadaan, maupun masalah melalui penalaran deduktif maupun induktif. Di dalam berpikir kritis, seseorang harus memiliki pikiran yang terbuka untuk mengambil suatu keputusan berdasarkan analisa dan data yang sudah ada.
Namun, sebelum adanya analisis data dan menghubungkan data, perlu adanya konsep landasan berpikir yang dijelaskan oleh Paul dan Elder. Berikut ini urutan landasan berpikir kritis dari Paul dan Elder.
1. Tujuan
Dalam pengambilan keputusan, harus menentukan terkait dengan tujuan yang diperoleh dari pengambilan keputusannya.
2. Percobaan
Percobaan merupakan langkah yang kedua, dimana tahap ini merupakan upaya yang akan digunakan untuk membahas topik atau upaya dalam memecahkan suatu masalah.
3. Asumsi
Dalam menyelesaikan permasalahan, perlu adanya pembentukan asumsi mengenai permasalahan yang akan diselesaikan. Dengan pembentukan asumsi, maka akan adanya pencarian data untuk memvalidasi asumsi yang telah dibuat.
4. Sudut Pandang
Sudut pandang digunakan untuk melihat pemikiran atau perspektif dalam mengambil keputusan.
5. Data, Informasi dan Bukti
Melakukan pengumpulan data, informasi dan bukti sebagai validasi.
6. Konsep dan Ide
Konsep dan ide menjadi pola berpikir dalam menyelesaikan permasalahan dalam mengambil suatu keputusan.
7. Interpretasi
Interpretasi merupakan kesimpulann dari faktor sebelum adanya pengambilan keputusan.
8. Implikasi
Dari pengambilan keputusan, maka akan ada akibat yang akan ditimbulkan.
Baca juga: Pengertian Berpikir Kritis dan Manfaatnya
Itulah penjelasan mengenai apa langkah pertama dalam proses pengambilan keputusan berpikir kritis menurut Paul dan Elder. Semoga bermanfaat dan bisa menjadi tambahan informasi bagi masyarakat. (RFL)
