Konten dari Pengguna

Apa Perbedaan antara Satuan Baku dan Tidak Baku? Ini Jawaban dan Contohnya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi apa perbedaan antara satuan baku dan tidak baku? Sumber: Unplash/Fleur
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi apa perbedaan antara satuan baku dan tidak baku? Sumber: Unplash/Fleur

Dalam ilmu Fisika besaran didefinisikan sebagai sesuatu yang dapat diukur dan memiliki satuan. Umumnya satuan dibedakan menjadi dua, yaitu satuan baku dan tidak baku. Lantas, apa perbedaan antara satuan baku dan tidak baku?

Pemahaman mengenai perbedaannya dapat membantu siswa dalam melakukan pengukuran yang dinyatakan dengan angka. Jika satuannya sama dapat menciptakan nilai dan hasil pengukuran yang sama juga.

Apa Perbedaan antara Satuan Baku dan Tidak Baku?

Ilustrasi apa perbedaan antara satuan baku dan tidak baku? Sumber: Unplash/ Tamarcus Brown

Pengukuran adalah proses membandingkan suatu besaran yang diukur dengan besaran sejenis yang ditetapkan sebagai satuan. Besaran pokok maupun besaran turunan biasanya dinyatakan dengan satuan.

Satuan adalah besaran pembanding dari suatu besaran tertentu. Sama halnya dengan besaran, satuan juga dapat dibedakan menjadi dua macam yaitu satuan baku dan satuan tidak baku.

Dikutip dari buku Rangkuman Fisika SMP oleh Kinkin Suartini, M.Pd (2010) Satuan baku adalah satuan yang telah ditetapkan secara internasional yang disebut dengan satuan Sistem Internasional (dalam bahasa Inggris disebut Internasional System of Units).

Selain satuan baku, ada juga satuan tidak baku. Istilah satuan tidak baku didefinisikan sebagai satuan yang digunakan khusus di daerah-daerah tertentu.

Di Indonesia sendiri, satuan tidak baku banyak digunakan karena negara Indonesia memiliki keanekaragaman adat dan budaya. Lalu, apa perbedaan antara satuan baku dan tidak baku?

Satuan baku telah diakui secara internasional sehingga hasil dan besarannya bernilai tetap. Nilai satuan yang tetap menciptakan persamaan nilai hasil pengukuran sehingga memudahkan pengguna dalam melakukan perhitungan.

Sementara itu, satuan tidak baku tidak diakui secara internasional. Hasil perhitungan menggunakan satuan ini tidaklah tetap.

Contoh Satuan Baku dan Tidak Baku

Ilustrasi contoh satuan baku dan tidak baku? Sumber: Unplash/ Tamarcus Brown

Besaran pokok maupun besaran turunan dapat diukur dengan satuan baku maupun satuan yang tidak baku. Berikut adalah beberapa contoh besaran dan satuan baku serta tidak baku.

1. Satuan Baku

Inilah penjelasan mengenai contoh satuan baku.

  • Besaran panjang satuannya meter (m).

  • Besaran massa satuannya kilogram (kg).

  • Besaran waktu satuannya sekon (s).

  • Besaran kuat arus listrik satuannya kelvin (K).

  • Besaran suhu satuannya ampere (A).

  • Besaran intensitas cahaya satuannya kandela (cd).

  • Besaran jumlah zat satuannya mol.

2. Satuan Tidak Baku

Adapun satuan tidak baku bisa dipahami sebagai berikut.

  • Besaran panjang: Jengkal, depa, dan hasta

  • Besaran massa: Mayam dan entik.

  • Besaran luas: Tumbak dan bahu.

Itulah penjelasan singkat mengenai apa perbedaan antara satuan baku dan tidak baku? Semoga informasi disampaikan di atas dapat menambah wawasan serta pengetahuan pembaca. (NTA)

Baca juga: Mengenal Dimensi Besaran Turunan dan Cara Menentukannya