Apa Perbedaan Model Atom Dalton dengan Thomson? Ini Penjelasannya

Ragam Info
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Model atom adalah representasi teori atom yang digunakan untuk menggambarkan struktur dan sifat dasar atom. Ada dua model atom awal yang terkenal, yaitu model atom Dalton dan model atom Thomson. Sebetulnya, apa perbedaan model atom Dalton dengan Thomson?
Mengutip buku Strategi dan Bank Soal HOTS Kimia, Tim Maestro Eduka (2020:3), penemuan atom mengakibatkan banyak para ahli memliki pendapat berbeda tentang atom. Perbedaan tersebut didasarkan pada eksperimen yang dilakukan oleh para ahli tersebut, sehingga model atom banyak mengalami perubahan sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan.
Apa Perbedaan Model Atom Dalton dengan Thomson? Ini Penjelasannya
Dalam pembelajaran ilmu kimia, dijelaskan bahwa atom merupakan bagian terkecil dari suatu zat atau materi yang tidak dapat dibagi lebih lanjut. Atom-atom memiliki sifat yang sama atau identik dengan unsur tertentu.
Atom-atom ini akan bergabung satu sama lain untuk membentuk molekul. Ada empat macam model atom yang dikenal, yaitu Dalton, Thomson, Rutherford, dan Bohr. Masing-masing model atom memiliki perbedaan.
Lantas, seperti apa perbedaan model atom Dalton dengan Thomson? Dalton atom dianggap sebagai partikel terkecil yang tidak dapat dibagi, sedangkan Thomson atom bola bermuatan positif dengan elektron di dalamnya. Berikut penjelasannya.
1. Model Atom Dalton
John Dalton, seorang ilmuwan Inggris, mengusulkan model atom pada awal abad ke-19, yang kemudian dikenal sebagai Model Atom Dalton. Model ini menyatakan bahwa:
Atom sebagai Partikel Terkecil
Dalton menyatakan bahwa atom adalah partikel terkecil dan tidak dapat dibagi lagi. Setiap elemen terdiri dari atom-atom yang identik, dan atom-atom dari elemen yang berbeda memiliki massa dan sifat yang berbeda.
Atom Sebagai Bola Pejal
Dalton menggambarkan atom sebagai bola pejal yang sangat kecil dan tidak dapat dihancurkan.
Atom Berbeda Membentuk Senyawa
Menurut Dalton, senyawa terbentuk ketika atom dari elemen berbeda bergabung dalam rasio bilangan bulat sederhana. Misalnya, air (H₂O) terbentuk dari atom hidrogen dan oksigen dengan perbandingan 2:1.
2. Model Atom Thomson
J.J. Thomson, seorang fisikawan Inggris, mengusulkan model atom baru pada akhir abad ke-19 setelah penemuan elektron. Model ini dikenal sebagai Model Atom Thomson atau model "roti kismis" (plum pudding model). Karakteristik utama dari model ini adalah sebagai berikut.
Atom Sebagai Bola Bermuatan Positif
Thomson menggambarkan atom sebagai bola bermuatan positif yang besar.
Elektron Tersebar dalam Atom
Di dalam bola positif ini, terdapat elektron yang tersebar, seperti kismis dalam roti. Elektron-elektron ini memiliki muatan negatif dan tersebar untuk menyeimbangkan muatan positif atom.
Tidak Ada Struktur Inti
Berbeda dengan model atom modern, model Thomson tidak memiliki inti atom. Muatan positif dan negatif tersebar merata di seluruh atom.
Perbedaan Utama antara Model Dalton dan Thomson
Ada perbedaan utama pada kedua model atom tersebut. Apa saja?
1. Konsep Dasar
Dalton menggambarkan atom sebagai partikel terkecil dan pejal, sementara Thomson memperkenalkan adanya partikel subatomik, yaitu elektron, dan menggambarkan atom sebagai campuran muatan positif dan negatif.
2. Struktur Atom
Model Dalton tidak memperhitungkan adanya partikel bermuatan dalam atom. Sedangkan model Thomson menempatkan elektron bermuatan negatif di dalam bola bermuatan positif.
3. Kompleksitas
Model Thomson lebih kompleks karena mempertimbangkan keberadaan elektron. Sementara model Dalton lebih sederhana dengan atom sebagai unit dasar yang tidak dapat dibagi.
Jadi, apa perbedaan model atom Dalton dengan Thomson? Meskipun kedua model ini kemudian digantikan oleh model yang lebih akurat, seperti model atom Rutherford dan Bohr, model Dalton dan Thomson merupakan langkah penting dalam perkembangan teori atom.
Pemahaman tentang elektron dan struktur atom terus berkembang, membawa kita menuju model atom modern yang lebih akurat. (VAN)
Baca juga: Mengenal Gagasan Utama dalam Teori Atom Niels Bohr
