Konten dari Pengguna

Apa Saja Komponen Sistem Imun Tubuh? Ini Penjelasannya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

komponen sistem imun tubuh. Sumber: pexels.com/Mufid Majnun
zoom-in-whitePerbesar
komponen sistem imun tubuh. Sumber: pexels.com/Mufid Majnun

Imunologi adalah cabang ilmu yang mempelajari tentang bagaimana sistem imunitas tubuh bekerja. Ada empat komponen sistem imun tubuh yaitu sel darah putih atau leukosit, organ limfoid, makrofag, dan limfosit.

Cara kerja sistem imunitas tubuh seperti contoh ketika seseorang memasuki ruangan berdebu, maka secara otomatis hidung akan bersin. Itu adalah tugas dari sistem imun yang mengeluarkan debu agar keluar dari tubuh.

Komponen Sistem Imun Tubuh

komponen sistem imun tubuh. Sumber: pexels.com/Nataliya Vaitkevich

Seseorang yang mengalami demam setelah tidak sengaja melakukan kontak dengan orang yang terinfeksi virus juga bentuk dari sistem imun. Tujuannya adalah untuk membasmi virus atau alergen yang bisa mengganggu kesehatan.

Mengutip dari buku Imunologi Dasar Prinsip Dasar Sistem Kekebalan Tubuh, Syarifuddin, (1), bahwa sistem imun tersusun atas beberapa komponen, berikut penjelasannya.

1. Organ Limfoid

Dalam organ limfoid terdapat kelenjar limfe, tonsil, timus, sumsum tulang, dan spleen. Keempat komponen tersebut memiliki fungsi yang berbeda-beda. Kelenjar limfe berfungsi untuk membersihkan limfe.

Spleen adalah komponen yang bertugas untuk membersihkan darah, timus berfungsi sebagai tempat matur limfosit T, dan sumsum tulang untuk menghasilkan leukosit. Dalam organ limfoid terdapat jaringan limfoid yang tersebar di seluruh bagian tubuh yaitu:

  • Jaringan limfoid yang ada di dinding saluran cerna berfungsi untuk melawan antigen yang masuk lewat usus.

  • Jaringan limfoid yang ada di spleen dan sumsum tulang berfungsi untuk membasmi antigen yang berhasil masuk mencapai sirkulasi darah.

  • Jaringan limfoid di adenoid dan tonsil berfungsi untuk melawan antigen yang masuk lewat saluran pernapasan.

  • Jaringan limfoid di nodus limfa berfungsi untuk melawan antigen yang masuk lewat jaringan perifer.

2. Makrofag

Selain organ limfoid, ada juga makrofag yang memiliki fungsi utama untuk membasmi antigen yang masuk lewat tubuh manusia. Berikut cara kerja dari makrofag:

  1. Organisme yang menginversi sebagian akan langsung dicerna oleh makrofag.

  2. Kemudian produk antigennya akan dilepaskan ke bagian sitosol.

  3. Makrofag akan mengirim antigen itu ke limfosit sehingga menimbulkan aktivasi klon limfosit yang lebih spesifik.

  4. Kemudian makrofag akan mensekresikan zat pengaktivasi khusus.

3. Limfosit

Komponen berikutnya adalah limfosit yang terbagi menjadi dua yaitu limfosit T dan B. Limfosit T memiliki peran untuk menghancurkan benda asing dan membasmi berbagai antigen spesifik.

Sedangkan limfosit B berfungsi untuk membentuk antibodi yang menyerang virus masuk ke tubuh.

4. Leukosit

Leukosit adalah nama lain dari sel darah putih yang mengalir di dalam darah dan pembuluh limfatik. Fungsi dari leukosit adalah untuk melawan kuman yang bisa menyebabkan infeksi, sehingga kalau kadar leukosit rendah, seseorang akan rentan sakit.

Baca Juga: 5 Manfaat Olahraga Secara Teratur bagi Tubuh

Keempat komponen sistem imun tubuh di atas akan membantu manusia agar tetap sehat. Agar komponen dari sistem imun di atas bisa bekerja dengan baik, manusia perlu melakukan kegiatan menyehatkan seperti makan-makanan bergizi. (GTA)