Apa Saja Syarat Penyelenggaraan Pameran? Ini Penjelasannya

Ragam Info
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pameran seni adalah aktivitas yang dilakukan seniman untuk menyampaikan hasil perwujudan ide atau gagasan kepada publik melalui seni. Pada kegiatan pameran terdapat beberapa syarat penyelenggaraan pameran agar dapat berjalan dengan baik.
Dalam perancangan pameran, perlu mempertimbangkan pendekatan yang sistematis dan logis. Hal ini bertujuan untuk memastikan kelancaran pelaksanaan pameran pada saat yang telah ditentukan. Tanpa perencanaan yang terstruktur dengan baik, pameran memiliki risiko tidak dapat berjalan sesuai harapan.
Syarat Penyelenggaraan Pameran
Mengutip buku Seni Budaya untuk Kelas X Sekolah Menengah Atas karya Harry Sulastianto, dkk (2006:121) penyelenggaraan pameran dapat berlangsung dalam dua jenis waktu, yaitu pameran rutin dan pameran insidental. Dalam penyelenggaraannya, terdapat beberapa syarat penyelenggaraan pameran yang perlu diperhatikan.
1. Materi Pameran Karya Seni Rupa
Materi pameran adalah karya seni yang akan dipertunjukan atau dipamerkan seperti gambar, lukisan, patung, kriya, seni grafis, seni tapestri dan seni instalasi.
Menurut wujudnya karya seni rupa dapat berupa karya seni dua dimensi maupun karya seni tiga dimensi. Menurut jenisnya, karya yang dapat dipamerkan dapat berupa karya seni murni dan karya seni terapan.
2. Ruang Tempat Pameran Karya Seni Rupa
Penataan tempat atau ruangan harus memiliki penunjang yang sesuai dengan karya yang digelar. Seperti misalnya galeri, museum, sanggar, hotel, gedung sekolah dan lain sebagainya.
3. Waktu Pameran Karya Seni Rupa
Waktu pameran adalah waktu pelaksanaan pameran. Waktu pameran dapat mempertimbangkan antara lain, waktu luang pengunjung, saat kunjungan wisata, liburan nasional, saat ada acara tertentu, dan sebagainya.
4. Peserta Pameran Karya Seni Rupa
Peserta yang ikut dalam pameran akan memberikan daya tarik tersendiri bagi masyarakat. Terutama, masyarakat yang menyukai karya seni.
5. Panitia Pameran Karya Seni Rupa
Pelaksanaan pameran memerlukan sejumlah orang yang terkoordinasi secara baik. Kegiatan pameran akan lebih mudah dilaksanakan jika dibentuk panitia atau diselenggarakan khusus oleh Event Organizer.
6. Kurator Pameran Seni Rupa
Kurator merupakan orang yang tugasnya memelihara, mengoleksi, menyeleksi dan menyajikan berbagai karya atau artefak seni. Namun dalam perkembangannya, tugas kurator menjadi lebih luas fungsinya, yaitu sebagai perancang, menentukan tema, memilih seniman dan karya, dan sebagainya.
7. Alat Penunjang Pameran Karya Seni Rupa
Panel Pameran Seni Rupa
Panel adalah papan peraga berbentuk persegi panjang terbuat dari lembaran papan, logam, atau bahan lain digunakan untuk menempelkan foto, gambar, dan teks
Standar Display Pameran Seni Rupa
Standar display adalah penopang untuk menyimpan benda tiga dimensi yang berbentuk kotak atau kubus. Standar display ini terbuat dari papan atau lembaran lain.
Katalog Pameran Seni Rupa
Katalog adalah buku yang berisikan nama pelukis, lukisan dan informasi lainnya yang ingin disampaikan secara teratur, berurutan, dan alfabetis.
Baca juga: Contoh Susunan Panitia Pameran Seni Rupa
Syarat penyelenggaraan pameran perlu diperhatikan dan diterapkan dengan baik. Hal ini karena dengan menerapkan unsur tersebut akan membuat pameran seni dapat berjalan dengan baik. Demikianlah penjelasan mengenai syarat penyelenggaraan pameran. (BAI)
