Konten dari Pengguna

Apa yang Dimaksud dengan Dekomposisi dalam Berpikir Komputasional ?

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi. Apa yang dimaksud dengan dekomposisi dalam berpikir komputasional. Sumber: Andrea Piacquadio
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi. Apa yang dimaksud dengan dekomposisi dalam berpikir komputasional. Sumber: Andrea Piacquadio

Pada kehidupan globalisasi seperti saat ini, banyak aktivitas kehidupan sehari-hari mengandalkan teknologi. Oleh karena itu, banyak pertanyaan yang muncul mengenai apa yang dimaksud dengan dekomposisi dalam berpikir komputasional?

Berpikir komputasional merupakan cara berpikir yang dibantu oleh teknologi dalam proses menyelesaikan suatu permasalahan. Hal ini dapat mempercepat menyelesaikan persoalan yang dihadapi melalui bantuan perangkat atau cara-cara komputer.

Apa yang Dimaksud dengan Dekomposisi dalam Berpikir Komputasional pada Suatu Teknologi?

Ilustrasi. Apa yang dimaksud dengan dekomposisi dalam berpikir komputasional. Sumber: Pexels / Chinamy Singh

Dikutip dari buku Computational Thinking Skills, Nur Huda & Jaslin Ikhsan, (2024:2), berpikir komputasional merupakan keterampilan yang melibatkan pemecahan masalah, perancangan sistem, dan pemahaman perilaku manusia dengan memanfaatkan konsep dasar ilmu komputer.

Pada proses berpikir komputasional, muncul beberapa pertanyaan. Salah satunya mengenai apa yang dimaksud dengan dekomposisi dalam berpikir komputasional?

Dekomposisi menjadi salah satu dari komponen berpikir secara komputasional. Dekomposisi dalam berpikir komputasional merupakan suatu proses atau strategi untuk memecahkan persoalan yang besar. Lalu, dipecah menjadi bagian yang lebih kecil dan kemudian akan disusun kembali menjadi solusi dari permasalahan tersebut.

Dekomposisi menjadi teknik yang cukup penting dalam berpikir komputasional. Hal ini terjadi karena dekomposisi akan memudahkan pengguna untuk bisa memahami dan menganalisis permasalahan melalui bagian-bagian kecil.

Dengan tidak menggunakannya teknik dekomposisi ini, maka pemecahan masalah yang bersifat kompleks menjadi kurang efektif dan efisien. Pada penerapan dekomposisi berpikir komputasional, terdapat beberapa tahap yang perlu dilakukan dan dilewati.

  1. Tahap pertama yaitu menganalisis masalah utama. Pada tahap ini, perlu mengidentifikasi masalah utama dan memahami permasalahan tersebut.

  2. Tahap kedua yaitu mengurai dan memberi label pada bagian masalah. Pada tahap ini, langkah awal menguraikan masalah yaitu membagi permasalahan menjadi bagian-bagian yang lebih kecil dan memberikan label pada bagian yang telah diuraikan.

  3. Pada tahap ketiga, hal yang perlu dilakukan yaitu menganalisis hubungan antar bagian-bagian masalah dan prioritas pengerjaan masalah. Setelah menjadi bagian yang lebih kecil, maka perlu diketahui hubungan antar bagian masalah serta memahami urutan pengerjaan masalah.

  4. Tahap terakhir, yaitu menganalisis ulang. Pada tahap ini, individu melakukan kepastian terhadap bagian masalah yang telah diuraikan masih bisa diurai menjadi masalah yang lebih kecil atau tidak. Apabila sudah mendapati hubungan antar setiap agian, maka teknik dekomposisi melakukan uraian terhadap bagian-bagian kecil untuk menjadi satu solusi dari permasalahan yang terjadi.

Itu dia penjelasan mengenai apa yang dimaksud dengan dekomposisi dalam berpikir komputasional. Semoga dapat bermanfaat dan membantu. (RFL)

Baca juga: Pengertian Cara Berpikir Komputasional beserta Karakteristiknya