Apa yang Dimaksud dengan Kadensa Plagal dalam Seni Musik? Ini Penjelasannya

Ragam Info
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Apa yang dimaksud dengan kadensa plagal dalam seni musik? Kadensa plagal atau kadens plagal adalah istilah yang asing bagi masyarakat yang tidak mendalami seni musik.
Di sekolah, materi tentang kadensa plagal diberikan pada SMK program keahlian seni musik untuk kompetensi keahlian musik klasik. Istilah ini akan muncul ketika mempelajari akor untuk memainkan piano.
Apa yang Dimaksud dengan Kadensa Plagal? Ini Penjelasannya
Menurut KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia), akor adalah kombinasi tiga nada atau lebih yang bersuara sama dalam satu oktaf. Dalam akor, terdapat istilah kadensa plagal. Apa yang dimaksud dengan kadensa plagal?
Dikutip dari Harmoni, Turino dan Elok Shinta Meilina Agus (2020:90), kadensa adalah penanda yang berfungsi untuk mengakhiri suatu fraksi atau seksi dan memulai sesuatu yang lain. Kadensa merupakan titik istirahat atau jeda di antara akor-akor.
Kadensa ada 3 macam, yaitu autentik, plagal dan deceptive. Kadensa plagal adalah kadensa dari progresi akor IV-I baik dalam tonalitas mayor maupun minor. Kadensa plagal (plagal cadense) sering digunakan sebagai penutup sebuah komposisi musik (kadensa final).
Kadensa plagal ada 3 jenis, yaitu sebagai berikut.
1. Kadensa Plagal Sempurna (Plagal Perfect Cadense)
Kadensa plagal sempurna adalah kadensa dari progresi akor IV/iv - I/i, ketika bass pada akor IV/iv dan akor I/i serta sopran pada akor I/i adalah nada tonika.
2. Kadensa Plagal Tidak Sempurna (Plagal Imperfect Cadense)
Kadensa plagal tidak sempurna adalah kadensa dari progresi akor IV/iv - I/i, ketika salah satu dari bass pada akor IV/iv atau akor I/i atau sopran pada akor I/i bukan nada tonika.
Jika ada salah satu saja unsur kadensa plagal yang tidak terpenuhi maka sudah termasuk kadensa tidak sempurna.
3. Kadensa Setengah Plagal (Half Plagal Cadense)
Kadensa setengah plagal adalah kadensa dari progresi akor I/i ke akor IV/iv atau dari akor mana saja yang berhenti di akor IV/iv. Biasanya kadensa ini bukan merupakan akhir lagu, melainkan digunakan sebagai jeda dan kadang ditandai dengan fermata.
Pembahasan tentang apa yang dimaksud dengan kadensa plagal di atas merupakan dasar untuk memainkan piano secara harmoni. Siswa SMK yang mengambil kompetensi keahlian seni klasik harus menguasainya. (lus)
Baca juga: Pengertian Ritme dalam Seni Musik
