Arti Maintenance beserta Jenis-jenisnya dalam Kegiatan Industri

Ragam Info
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Istilah maintenance sering terdengar di perusahaan-perusahaan besar yang berarti pemeliharaan atau perlindungan terhadap suatu aset. Maintenance adalah bentuk perlindungan terhadap aset agar tidak mengalami gangguan saat digunakan.
Secara umum, maintenance bertujuan untuk memperbaiki sebuah mesin agar bisa tahan lama. Apalagi perusahaan besar selalu membutuhkan produk dalam jumlah banyak setiap harinya, sehingga pemeliharaan harus dilakukan secara rutin.
Pengertian dan Tujuan Maintenance
Mengutip dari laman Universitas Muhammadiyah Malang, eprints.umm.ac.id, bahwa pengertian dari maintenance adalah proses pemeliharaan aset yang membutuhkan perlengkapan lengkap agar bisa bekerja secara optimal.
Tidak hanya pada mesin saja, pemeliharaan juga dilakukan pada alat-alat pabrik agar proses produksi tidak berhenti.
Selain itu, maintenance juga merupakan cara untuk menjamin agar fungsi dari sebuah produk tetap terjaga. Berikut ini tujuan dilakukannya pemeliharaan.
Melatih individu dalam mengasah keterampilan untuk perawatan alat khusus
Meningkatkan keselamatan karyawan selama proses produksi
Menjaga agar alat produksi bisa bekerja secara optimal
Memastikan bahwa semua alat pabrik dalam kondisi baik-baik saja
Melakukan perbaikan darurat terhadap alat pabrik untuk menjamin fungsinya
Memodifikasi peralatan produksi yang ada
Memastikan bahwa sistem pengoperasian peralatan agar terus berjalan sesuai waktu produksi
Jenis-Jenis Maintenance
Adapun jenis-jenis maintenance adalah perawatan terencana dan perawatan tidak terencana. Berikut penjelasan selengkapnya mengenai kedua jenis perawatan tersebut.
1. Perawatan Terencana
Perawatan terencana adalah proses pemeliharaan yang dilakukan pada seluruh alat pabrik di waktu tertentu. Biasanya, perusahaan akan melakukannya secara rutin demi memastikan kondisi alat-alat tersebut. Berikut pembagian dari perawatan terencana.
Perawatan Pencegahan
Sesuai dengan namanya, perawatan pencegahan adalah cara yang dilakukan perusahaan agar bisa mencegah terjadinya kerusakan pada alat produksi.
Perawatan Korektif
Pengertian perawatan korektif adalah perawatan yang dilakukan dengan mengidentifikasi penyebab kerusakan lalu memperbaikinya.
Perawatan Prediktif
Terakhir adalah perawatan prediktif yang berarti perawatan yang dilakukan dengan memprediksi komponen yang mengalami kerusakan.
2. Perawatan Tidak Terencana
Adapun perawatan tidak terencana adalah pemeliharaan yang dilakukan agar bisa mencegah dampak yang semakin buruk pada alat-alat pabrik. Contohnya adalah hilangnya produksi untuk keselamatan kerja.
Baca Juga: Cara Memastikan Sistem Maintenance di Windows, Aman dan Mudah
Maintenance adalah langkah yang perlu dilakukan oleh perusahaan untuk menjamin semua mesin pabrik bekerja dengan baik. Jadi, pemeliharan ini sangat penting dilakukan perusahaan untuk menjaga kegiatan operasional agar tetap berjalan lancar. (GTA)
