Atmosfer : Pengertian, Fungsi dan Lapisannya

Ragam Info
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Atmosfer adalah lapisan pelindung bumi, yang dengannya, bumi menjadi planet yang nyaman untuk ditinggali. Berkat lapisan pelindung itu, bumi terlindungi dari paparan sinar matahari dan terhindar dari benturan benda-benda langit yang melintas mendekati bumi.
Tidak hanya di Bumi, atmosfer juga ditemukan di planet-planet lain. Hanya saja, unsur penyusun atmosfer dan ketebalan atmosfer di tiap planet itu berbeda.
Di planet Bumi, atmosfer tersusun dari beragam unsur, 78 persen nitrogen, 21 persen oksigen, 0,9 argon dan 0,03 persen karbondioksida.
Pengertian dan Fungsi Atmosfer
Mengutip Sumber Belajar Kemdikbud, atmosfer diambil dari bahasa Yunani yakni "atmos" yang berarti uap air atau gas dan "sphaira" yang berarti selimut. Jadi, bisa dibilang, atmosfer adalah selimut pelindung yang tersusun dari uap air atau gas.
Sebenarnya, tak hanya bumi saja yang memiliki atmosfer. Planet-planet lain juga memiliki selimut pelindungnya. Amtosfer ini bisa dianalogikan sebagai "selimut". Lantas apa saja fungsi dari atmosfer?
Fungsi Atmosfer
Layaknya selimut yang berfungsi untuk melindungi pemakainya, atmosfer juga berfungsi untuk melindungi planetnya. Seperti atmosfer bumi, yang fungsinya antara lain;
Melindungi bumi dari paparan radiasi sinar ultraviolet dan lapisan ozon
Menjaga suhu bumi agar tetap stabil
Dengan kemampuannya melakukan penyerapan dan memantulkan panas yang dipancarkan matahari, atmosfer berfungsi untuk mengurangi rasa panas yang sampai ke bumi
Berdasarkan informasi yang terdapat di buku "Explore Ilmu Pengetahuan Alam untuk SMP/MTs Kelas VII" karya Sadiman, S.Pd, atmosfer berfungsi untuk menjaga bumi dari benturan benda-benda luar angkasa yang jatuh akibat gaya gravitasi bumi.
Atmosfer berperan dalam menjaga kestabilan cuaca
Memiliki kandungan berbagai macam gas seperti oksigen, nitrogen, dan karbondioksida yang tentu sangat diperlukan oleh seluruh makhluk hidup di bumi
Lapisan-Lapisan Atmosfer
Atmosfer terdiri atas beberapa lapisan, yang memiliki fungsi dan cirinya masing-masing. Lapisan-lapisan atmosfer ini dibedakan berdasarkan karakteristik temperaturnya.
Lapisan-lapisan atmosfer itu antara lain;
1. Troposfer
Troposfer adalah lapisan atmosfer paling bawah, yang menjadi tempat hidup bagi manusia, tumbuhan, dan hewan. Ia juga merupakan lapisan atmosfer yang berfungsi memunculkan berbagai fenomena alam seperti perubahan cuaca dan iklim.
2. Stratosfer
Stratosfer adalah lapisan kedua atmosfer. Suhunya dingin dan hanya mengandung ozon. Lapisan inilah yang berfungsi untuk melindungi permukaan bumi dari radiasi sinar ultraviolet yang berbahaya.
3. Mesosfer
Mesosfer adalah lapisan ketiga atmosfer. Suhunya dingin, dan setiap ketinggiannya bertambah 100 meter, suhunya berkurang sebanyak 0,4 derajat celcius. Namun, suhu rendah inilah yang “membakar” setiap benda-benda angkasa yang masuk ke bumi.
4. Termosfer (Ionosfer)
Termosfer adalah lapisan keempat atmosfer di mana terjadi ionisasi partikel atau molekul. Proses ionisasi mengakibatkan munculnya reaksi perubahan jumlah elektron yang bisa menghasilkan cahaya warna-warni yang indah. Inilah yang menyebabkan terjadinya Aurora di Kutub Utara.
Baca Juga: Atmosfer dan Fenomena Alam yang Terjadi di Lapisannya
Ionisasi juga memberikan efek terhadap perambatan atau pemantulan gelombang dengan frekuensi rendah dan tinggi. Untuk itulah, lapisan termosfer kerap dimanfaatkan untuk keperluan penyiaran radio dan televisi.
5. Eksosfer
Eksosfer adalah lapisan terluar dari atmosfer. Karena letaknya yang sangat jauh dari permukaan bumi, di lapisan ini gaya gravitasinya sangat rendah dan hampir tidak terasa. Karenanya, lapisan ini juga dikenal dengan nama lapisan ruang antarplanet dan geostasioner.
Itulah sedikit mengenai atmosfer, lapisan-lapisannya, dan juga manfaatnya untuk bumi. Ternyata, keberadaan atmosfer sangat penting untuk kehidupan kita, ya? (ARN)
