Bagaimana Anda Menerapkan Inspirasi untuk Kemajuan Penguasaan Kompetensi?

Ragam Info
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ketika seseorang mendapatkan inspirasi, biasanya akan dilanjutkan dengan lebih giat belajar agar semakin menguasai kompetensi tersebut. Pertanyaannya, bagaimana Anda menerapkan inspirasi tersebut untuk kemajuan penguasaan kompetensi?
Pertanyaan di atas merupakan panduan dalam proses pengisian lembar pengembagnan kompetensi guru, khususnya dalam sistem pengelolaan kinerja yang diterapkan oleh instansi pendidikan.
Pertanyaan ini bukan hanya sekadar formalitas, melainkan bagian penting dari refleksi diri dan evaluasi atas kegiatan pembelajaran yang sudah dilakukan.
Contoh Jawaban dari Pertanyaan Bagaimana Anda Menerapkan Inspirasi Tersebut untuk Kemajuan Penguasaan Kompetensi?
Penerapan untuk kemajuan kompetensi menggambarkan tindakan nyata yang dilakukan guru dalam mengembangkan kompetensinya.
Dikutip dari Buku Industri dan Organisasi Pendekatan Integratif dalam Menghadapi Perubahan, Seta A. Wicaksana dkk, (2020: 144), kompetensi adalah suatu hal yang dikaitkan dengan kemampuan, pengetahuan/wawasan, dan sikap yang dijadikan suatu pedoman dalam melakukan tanggung jawab pekerjaan yang dikerjakan oleh karyawan.
Berikut ini adalah adalah beberapa contoh jawaban dari pertanyaan bagaimana Anda menerapkan inspirasi tersebut untuk kemajuan penguasaan kompetensi.
1. Berdasarkan Pelatihan
Saya mendapatkan inspirasi dari pelatihan Pembelajaran Berdiferensiasi untuk Sekolah Inklusi, yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten pada bulan Februari 2025.
Dalam pelatihan tersebut, saya belajar bagaimana memahami kebutuhan belajar siswa secara individual. Inspirasi ini juga saya terapkan dalam bentuk asesmen diagnostik pada awal semester untuk mengetahui gaya belajar dan kebutuhan para siswa. Selanjutnya, saya merancang modul pembelajaran yang fleksibel dan juga variatif.
Hasilnya, keterlibatan siswa dalam pembelajaran meningkat dengan nilai rata-rata kelas mengalami peningkatan sebesar 10% dibandingkan dengan semester sebelumnya.
2. Pengalaman Sejawat
Saya terinspirasi dari praktik salah satu rekan sejawat yang rutin menggunakan teknik pembelajaran berbasis proyek atau project-based learning. Setelah berdiskusi dan melakukan observasi, saya mulai menerapkan metode serupa dalam mata pelajaran Bahasa Inggris kelas VIII.
Proyek yang saya rancang adalah Procedure Text yang melibatkan siswa dalam membuat suatu minuman sederhana di kelas. Melalui metode ini, siswa lebih aktif, kreatif, dan mampu berbicara dalam bahasa Inggris. Saya pun merasa kompetensi saya dalam merancang pembelajaran berbasis proyek ini meningkat secara signifikan.
Dengan pertanyaan bagaimana Anda menerapkan inspirasi tersebut untuk kemajuan penguasaan kompetensi, memberikan kesempatan bagi guru untuk mengevaluasi diri dan merancang langkah nyata dalam pengembangan profesionalnya. (ERI)
Baca juga: 5 Level Kompetensi Guru dan Pengertiannya
