Konten dari Pengguna

Bagaimana Bentuk Bulan dan Fase-fasenya?

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bagaimana bentuk bulan. Foto hanya ilustrasi. Sumber: Pexels/GEORGE DESIPRIS
zoom-in-whitePerbesar
Bagaimana bentuk bulan. Foto hanya ilustrasi. Sumber: Pexels/GEORGE DESIPRIS

Bulan merupakan benda langit yang sering terlihat dalam berbagai bentuk. Seperti setengah lingkaran, menyerupai sabit, hingga bulat sempurna. Pertanyaannya, bagaimana bentuk bulan tersebut dapat berubah? Hal ini karena bulan mengalami berbagai fase.

Dikutip dari buku Pendaratan di Bulan oleh Hanna Sorensen (2010:8) permukaan bulan merupakan dataran luas dan dapat terdapat banyak kawah yang sudah terbentuk jutaan tahun lalu. Hal ini karena bebatuan di bulan tidak mudah terkikis, bentuk kawahnya pun tidak mengalami perubahaan dari dulu hingga sekarang.

Bagaimana Bentuk Bulan dan Fase-fasenya

Bagaimana bentuk bulan. Foto hanya ilustrasi. Sumber: Pexels/SevenStorm JUHASZIMRUS

Bagaimana bentuk bulan dan fasenya secara umum dipengaruhi oleh sistem revolusinya. Artinya, gerakan bulan yang mengelilingi bumi pada orbitnya dapat membuatnya mengalami empat fase utama dan empat fase tambahan. Untuk mengetahuinya lebih lanjut, simak penjelasan berikut ini.

  1. Bulan baru, terjadi ketika bulan sejajar dengan posisi matahari dan bumi. Sehingga cahaya matahari akan dihalangi bulan dan membuatnya tidak nampak dari bumi.

  2. Bulan sabit awal,yaitu terjadi saat bulan menjauh dari titik tengah dengan bumi dan matahari. Akibatnya, bulan hanya mendapatkan cahaya matahari setengahnya.

  3. Bulan paruh awal, fase ini membuatnya berada di antara bumi dan matahari dengan sudut 90 derajat. Sehingga dapat membuat setengah dari bulan terang dan sisanya gelap.

  4. Bulan cembung awal, terjadi apabila cahaya matahari hanya mengenai ¾ bagian bulan saja yang membuatnya terlihat cembung.

  5. Bulan purnama, terjadi ketika posisinya berada pada satu garis dengan matahai dan bumi. Mirip dengan fase bulan baru, namun cahaya matahari akan mengenai bulan yang menghadap ke bumi.

  6. Bulan cembung akhir, merupakan fase lanjutan bulan pernama yang membuat matahari hanya menyinari ¾ dari bagiannya.

  7. Bulan paruh akhir, adalah fase bulan yang membuat bentuknya terlihat seperti setengah lingkaran dari bumi.

  8. Bulan sabit akhir, adalah fase terakhir yang akan membuatnya berbentuk sabit dan menuju ke fase awal kembali yaitu bulan baru.

Baca Juga: Alasan Mengapa Revolusi Bumi Menyebabkan Perubahan Musim

Itulah jawaban dari bagaimana bentuk bulan yang digambarkan seperti planet lainnya, yaitu bulat. Namun, benda langit ini memiliki dataran kering yang juga tandus. Semoga bermanfaat! (NUM)