Bagaimana Bentuk Pembelajaran yang Menerapkan CASEL di Kelas yang Diampu Guru?

Ragam Info
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bagaimana bentuk pembelajaran yang menerapkan CASEL di kelas yang diampu guru? CASEL merupakan singkatan dari Collaborative for Academic, Social, and Emotional Learning.
CASEL memiliki peran penting dalam mengembangkan dan mengpromosikan SEL. Termasuk dalam menetapkan kerangka kerja dan lima kompetensi inti SEL.
Bagaimana Bentuk Pembelajaran yang Menerapkan CASEL di Kelas yang Diampu Guru? Ini Penjelasannya
Bagaimana bentuk pembelajaran yang menerapkan CASEL di kelas yang diampu guru? Pembelajaran tersebut berbentuk PSE atau pembelajaran sosial-emosional.
Implementasi PSE berbasis CASEL di kelas tidak hanya membantu siswa dalam mencapai prestasi akademik. Namun, juga mempersiapkan siswa untuk menjadi individu yang mampu mengelola emosi dan berinteraksi dengan baik.
Hal ini akan membuat keputusan yang bijaksana dalam kehidupan sehari-hari. Berikut penjelasannya.
Kesadaran Diri (Self-Awareness): Kemampuan untuk mengenali emosi, kekuatan, dan keterbatasan diri serta dampaknya terhadap perilaku.
Manajemen Diri (Self-Management): Kemampuan untuk mengatur emosi, pikiran, dan perilaku dalam berbagai situasi untuk mencapai tujuan.
Kesadaran Sosial (Social Awareness): Kemampuan untuk memahami perspektif orang lain, berempati, dan menghargai keberagaman.
Keterampilan Relasi (Relationship Skills): Kemampuan untuk membangun dan memelihara hubungan yang sehat dan positif.
Pengambilan Keputusan yang Bertanggung Jawab (Responsible Decision-Making): Kemampuan untuk membuat pilihan yang etis dan konstruktif berdasarkan evaluasi dampak dari keputusan tersebut.
Untuk menerapkan pembelajaran berbasis CASEL di kelas, guru dapat melakukan beberapa langkah strategis. Guru dapat mengajarkan secara langsung tentang kompetensi sosial-emosional melalui diskusi, role-play, atau studi kasus.
Misalnya, membahas bagaimana cara mengelola stres atau berempati terhadap teman. Guru juga dapat mengaitkan kompetensi sosial-emosional dengan materi pelajaran.
Contohnya, dalam pelajaran PPKn, siswa diajak untuk berdiskusi tentang nilai-nilai demokrasi dan toleransi, serta bagaimana menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Guru dapat menciptakan lingkungan kelas yang aman dan inklusif.
Di mana siswa merasa dihargai dan didukung. Hal ini dapat dilakukan dengan membiasakan salam pagi, memberikan pujian positif, dan menciptakan rutinitas yang menenangkan seperti sesi pernapasan sebelum memulai pelajaran.
Melakukan evaluasi terhadap perkembangan kompetensi sosial-emosional siswa dapat dilakukan melalui observasi, wawancara, atau jurnal refleksi. Hal ini membantu guru untuk menyesuaikan pendekatan pembelajaran siswa.
Itulah jawaban atas pertanyaan, "Bagaimana bentuk pembelajaran yang menerapkan CASEL di kelas yang diampu guru?". Semoga membantu! (Msr)
Baca juga: Bagaimana Mendesain Kegiatan Pembelajaran Agar Mencapai Tujuan Pembelajaran?
