Bagaimana Bumi Bergerak? Inilah Jawabannya

Ragam Info
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bumi pada dasarnya bergerak dengan dua jenis pergerakan, yaitu rotasi dan revolusi. Bagaimana bumi bergerak juga dipengaruhi oleh gaya gravitasi yang dimiliki. Hal inilah yang menyebabkan beberapa febomena, salah satunya adalah terjadinya siang dan malam.
Dikutip dari buku Metode dan Perubahan Pandangan oleh Mikhael Dua (2020:62) secara teoritis, bumi sebenarnya dapat bergerak secara sama jika berjalan dalam sebuah garis lurus. Hal ini diketahui saat bumi bergerak secara elips dengan matahari sebagai pusatnya.
Bagaimana Bumi Bergerak
Bagaimana bumi bergerak dapat dibagi menjadi dua macam. Hal ini bergantung pada perputaran yang dilakukan oleh bumi seperti berputar pada porosnya, atau mengelilingi matahari. Untuk itu, simak penjelasannya dalam uraian berikut.
1. Rotasi Bumi atau Perputaran Bumi pada Porosnya
Peregerakan bumi yang pertama disebut dengan rotasi bumi. Jenis gerakan yang dilakukan adalah perputaran pada poros bumi sendiri. Dibutuhkan waktu selama 23 jam 56 menit yang sering dibulatkan menjadi 24 jam.
Gerak rotasi bumi ini dilakukan dengan kemiringan porosnya sebesar 23,5 derajat. Sehingga, pergerakan ini tidak dilakukan dengan tegak, melainkan dalam keadaan miring. Rotasi bumi juga membuat matahari seolah bergerak dari timur hingga ke barat.
Pergerakan bumi dengan bentuk rotasi ini akan mengakibatkan beberapa fenomena alam. Apa saja?
Terjadinya siang dan malam.
Membuat arahangin dan arus laut belok.
Terjadinya gerak semu harian matahari
Terbentuknya zona waktu yang berbeda, seperti Waktu Indonesia bagian barat (WIB), Waktu Indonesia bagian tengah (WITA), dan Waktu Indonesia bagian Timur (WIT).
Membuat bentuk bumi tidak bulat sempurna.
2. Revolusi Bumi atau Peredaran Bumi Mengelilingi Matahari
Tak hanya berotasi atau berputar porosnya, bumi juga bergerak mengelilingi matahari secara teratur. Kecepatan dalam melakukannya adalah 30 km/detik. Sedangkan untuk mengelilinya, butuh waktu 365 ¼ hari dalam kalender masehi.
Terdapat beberapa hal yang akan terjadi saat revolusi bumi. Berikut contohnya:
Mampu membedakan waktu siang dan malam.
Menjadi acuan dalam menentukan kalender masehi.
Terjadinya pergantian musim secara teratur.
Baca Juga: Bagaimana Lempeng Bumi Bisa Bergerak? Ini Jawabannya
Bagaimana bumi bergerak secara umum dibagi menjadi dua jenis, seperti yang dijelaskan di atas. Yaitu rotasi dan juga revolusi bumi. Manfaat yang didapatkan dari pergerakan ini cukup banyak. Seperti halnya terjadi siang malam dan juga perubahan musim yang berkala. (NUM)
