Konten dari Pengguna

Bagaimana Cahaya Merambat? Ini Penjelasannya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bagaimana cahaya merambat. Foto Hanya Ilustrasi. Sumber foto: Unsplash/Grooveland Designs
zoom-in-whitePerbesar
Bagaimana cahaya merambat. Foto Hanya Ilustrasi. Sumber foto: Unsplash/Grooveland Designs

Bagaimana cahaya merambat? Dikutip dari buku Ilmu Pengetahuan Alam, Aldiyah (2023: 85), cahaya adalah pancaran gelombang elektromagnetik yang dapat merambat pada ruang hampa udara dan terlihat oleh kasat mata.

Cahaya merambat lurus dan ke segala arah. Cahaya sangat penting untuk kehidupan sehari-hari. Tanpa cahaya, manusia akan kesulitan melihat dan berkegiatan.

Bagaimana Cahaya Merambat? Catat!

Bagaimana cahaya merambat. Foto Hanya Ilustrasi. Sumber foto: Unsplash/Wonderlane

Ada beberapa sifat cahaya. Mulai dari merambat lurus, bisa menembus benda bening, bisa dipantulkan, diuraikan, dibiaskan, diserap, dipancarkan, dan bisa merambat tanpa perantara.

Matahari disebut sebagai sumber cahaya karena mampu memancarkan gelombang cahaya. Selain matahari yang menjadi sumber cahaya adalah api, lampu, dan sebagainya. Berikut jawaban dan penjelasan dari pertanyaan bagaimana cahaya merambat beserta sifat-sifatnya

1. Bagaimana Cahaya Merambat?

Cahaya bisa merambat tanpa medium atau perantara. Hal ini menyebabkan cahaya tetap bisa merambat meski dalam ruang yang hampa. Contoh adalah cahaya Matahari yang tetap bisa sampai ke Bumi meski melewati ruang hampa udara di luar angkasa.

Cahaya bahkan tetap bisa terlihat di ruang kedap udara asal ada celah untuk cahaya itu bisa menyinari ke dalam ruangan. Selain itu, cahaya bisa merambat lurus kalau melewati medium perantara yang punya partikel sama atau setara.

Perantara ini harus punya kerapatan optik agar cahaya bisa merambat dengan lurus. Fenomena gerhana Matahari dan gerhana Bulan bisa membuktikan bahwa cahaya bisa merambat lurus.

Meski terhalang posisi Bulan dan sebagian Bumi jadi gelap, namun tetap ada pendar cahaya yang terlihat dari Bumi. Contoh lain adalah saat manusia berada dalam suatu ruangan yang terdapat sebuah celah, dari luar tampak berkas cahaya masuk ke dalam ruangan.

2. Sifat-Sifat Cahaya

Dalam kajian ilmu fisika, gelombang cahaya masuk dalam golongan energi yang bisa berbentuk energi. Dalam hal ini radiasi adalah suatu bentuk yang memancar ke luar dari suatu sumber cahaya tetapi bukan zat berupa padat, cair, ataupun gas.

Berikut sifat-sifat dari cahaya yaitu:

  1. Dapat Merambat Lurus

  2. Dapat Dipantulkan Atau Refleksi

  3. Dapat Menembus Benda Bening

  4. Dapat Mengalami Interferensi

  5. Dapat Dibiaskan Atau Dibelokkan (Refraksi)

  6. Dapat Diuraikan Atau Dispersi

  7. Dapat Mengalami Difraksi Atau Pelenturan

  8. Dapat Mengalami Polarisasi

  9. Dapat Diserap Atau Absorpsi

  10. Memiliki Energi

  11. Dapat Merambat Tanpa Medium

  12. Bersifat Dualisme

  13. Dapat Dipancarkan Dalam Bentuk Radiasi

  14. Terdiri Dari Berbagai Warna

Baca juga: Pengertian Gelombang Cahaya dan Sifat-Sifatnya beserta Contoh Penerapannya

Itulah penjelasa mengenai bagaimana cahaya merambat dalam pelajaran fisika. Semoga penjelasan tersebut dapat menambah wawasan para pembaca. (Msr)