Bagaimana Energi dari Matahari dapat Merambat Menuju ke Permukaan Matahari?

Ragam Info
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bagaimana energi matahari dapat merambat menuju ke permukaan matahari? Apakah memiliki media perantara ataukah dengan cara-cara tertentu?
Seperti halnya benda langit di tata surya, matahari juga tersusun atas beberapa bagian. Masing-masing bagian memiliki perannya tersendiri dalam membuat matahari sebagai sumber energi utama pada tata surya.
Mengenal Susunan Matahari
Sebelum membahas lebih lanjut mengenai bagaimana energi dari matahari dapat merambat menuju ke permukaan matahari, sebaiknya pahami lebih dulu mengenai susunan bagian matahari, dengan penjabaran lengkapnya sebagai berikut.
1. Barisfer (Inti Matahari)
Barisfer adalah bagian dari matahari yang letaknya paling dalam, dengan diameter sekitar 500.000 km dengan tingkat temperaturnya sekitar 15.000.000 derajat celcius.
Pada bagian ini, berlangsung reaksi inti yang menyebabkan terjadinya sintesis hidrogen menjadi helium dengan karbon sebagai katalisatornya.
2. Fotosfer Matahari
Fotosfer matahari adalah lapisan berupa bulatan berwarna perak kekuningan, yang terdiri atas gas padat bersuhu tinggi. Pada fotosfer matahari, terdapat adanya noda hitam yang disebut umbra.
Di sekeliling umbra, biasanya terdapat lingkaran lebih terang yang disebut penumbra. Noda-noda hitam pada matahari secara keseluruhan disebut sun spots.
3. Atmosfer Matahari
Atmosfer matahari adalah lapisan terluar dari matahari yang berbentuk gas. Atmosfer matahari terdiri atas lapisan kromosfer yang berada di bagian bawah, dan lapisan korona yang berada di lapisan teratas matahari.
Baca juga: Mengenal Korona Matahari dan Struktur Matahari Lainnya
Menilik Bagaimana Energi dari Matahari dapat Merambat Menuju ke Permukaan Matahari?
Dikutip dari buku BUPELAS: Pemetaan Materi & Bank Soal IPA SMP Kelas 7, Tim Maestro Genta (2020:219), ada dua cara energi dari matahari dapat merambat menuju ke permukaan matahari (fotosfer), yaitu dengan zona radiasi dan zona konveksi.
Zona radiasi terjadi dari inti matahari menuju ke bagian yang dekat dari permukaan matahari yang merambat secara radiasi melalui gas pijat atau plasma yang terdapat di bagian dalam matahari.
Sementara zona konveksi terjadi dari bagian dekat permukaan matahari menuju ke permukaan matahari (fotosfer). Cara ini berlangsung dengan cara gas-gas panas bergerak ke arah atas, sementara gas-gas yang lebih dingin bergerak ke arah bawah.
Itu dia ulasan mengenai bagaimana energi dari matahari dapat merambat menuju ke permukaan matahari. Untuk diketahui, besarnya gelombang energi yang dipancarkan dari inti matahari tidaklah konstan, sehingga suhu lapisan gas matahari tidak stabil. (YAS)
