Konten dari Pengguna

Bagaimana Prinsip UbD Merancang Pembelajaran Efektif dan Apa Tantangannya?

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Bagaimana Prinsip UbD Dapat Membantu Bapak/Ibu Guru dalam Merancang Pembelajaran yang Efektif dan Apa Tantangan yang Dihadapi? Sumber: Unsplash/HusniatiSalma
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Bagaimana Prinsip UbD Dapat Membantu Bapak/Ibu Guru dalam Merancang Pembelajaran yang Efektif dan Apa Tantangan yang Dihadapi? Sumber: Unsplash/HusniatiSalma

Perubahan paradigma pendidikan menuntut guru menciptakan pembelajaran aktif, salah satunya prinsip UbD. Namun, bagaimana prinsip UbD dapat membantu bapak/ibu guru dalam merancang pembelajaran yang efektif dan apa tantangan yang dihadapi?

UbD (Understanding by Design) hadir sebagai pendekatan yang menekankan pada perencanaan pembelajaran berbasis tujuan akhir. Cara ini membuat siswa tidak hanya mengetahui materi yang dipelajari, tetapi juga mampu mengaplikasikannya.

Bagaimana Prinsip UbD Dapat Membantu Bapak/Ibu Guru dalam Merancang Pembelajaran yang Efektif dan Apa Tantangan yang Dihadapi?

Ilustrasi Bagaimana Prinsip UbD Dapat Membantu Bapak/Ibu Guru dalam Merancang Pembelajaran yang Efektif dan Apa Tantangan yang Dihadapi? Sumber: Unsplash/EdUs

Menurut buku Modern Teacher: Strategi Merencanakan Pembelajaran Berbasis STEAM karya Amsal Alhayat, M.Pd, dan Dr. Riche Cynthia Johan, M.Si (2025), UbD merupakan model pembelajaran yang dikembangkan oleh Jay McTighe dan grant Wiggins.

Lantas, bagaimana prinsip UbD dapat membantu bapak/ibu guru dalam merancang pembelajaran yang efektif dan apa tantangan yang dihadapi? UbD menyusun proses perencanaan dalam tiga langkah:

1. Menentukan Hasil yang Diharapkan

Guru mengidentifikasi tujuan utama pembelajaran, seperti apa yang harus dipahami, dikuasai, dan diterapkan oleh siswa.

2. Menetapkan Bukti yang Diterima

Guru merancang bentuk evaluasi yang bisa menunjukkan sejauh mana pemahaman siswa, seperti tes formatif dan sumatif, proyek, atau portofolio.

3. Merancang Pengalaman Belajar

Setelah mengetahui tujuan dan cara menilainya, guru menyusun kegiatan belajar yang mendorong pemahaman mendalam, bukan sekadar hafalan.

Adapun tantangan yang mungkin dihadapi guru dalam menerapkan pendekatan UbD:

1. Perencanaan Memakan Waktu dan Tenaga

Pendekatan UbD membutuhkan proses yang kompleks. Guru harus memahami isi kurikulum secara menyeluruh, menyusun instrumen penilaian yang tepat, dan merancang kegiatan pembelajaran yang terintegrasi dan berkelanjutan.

2. Minimnya Pemahaman dan Pelatihan

Tidak semua guru memiliki pemahaman mendalam tentang pendekatan UbD. Kurangnya dukungan pelatihan dari sekolah, membuat penerapan UbD menjadi kurang maksimal.

3. Keberagaman Siswa di Kelas

Kemampuan dan latar belakang siswa yang beragam menuntut guru untuk menyesuaikan dengan satu desain pembelajaran. Hal ini menjadi tantangan tersendiri dalam memastikan rancangan UbD bisa memenuhi kebutuhan semua siswa.

4. Penilaian yang Menuntut Ketelitian

Guru harus membuat instrumen evaluasi yang sesuai dengan fokus UbD. Penilaiannya ini memerlukan perhatian ekstra agar hasilnya benar-benar mencerminkan capaian belajar siswa secara menyeluruh.

Bagaimana prinsip UbD dapat membantu bapak/ibu guru dalam merancang pembelajaran yang efektif dan apa tantangan yang dihadapi? UbD memulai dari tujuan akhir, sehingga guru bisa menyusun strategi pembelajaran yang terintegrasi. (ALF)

Baca juga: Kompetensi Awal pada Modul Ajar, Pengantar Penting untuk Pembelajaran Efektif