Konten dari Pengguna

Bagaimana Rutherford Membuktikan Adanya Neutron Pada Atom? Ini Teorinya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi bagaimana Rutherford membuktikan adanya neutron pada atom? Sumber foto: Pixabay/ Megan_Rexazin_Conde
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi bagaimana Rutherford membuktikan adanya neutron pada atom? Sumber foto: Pixabay/ Megan_Rexazin_Conde

Ernest Rutherford adalah salah satu tokoh fisikawan yang berperan dalam penemuan neutron. Dengan ini, Rutherford melakukan eksperimen untuk menguji kebenaran suatu model atom. Lantas, bagaimana Rutherford membuktikan adanya neutron pada atom?

Rutherford merupakan ilmuwan asal Selandia Baru. Sosok Rutherford dinobatkan sebagai orang pertama yang berhasil melakukan pembelahan atom di laboratorium. Melalui penelitiannya, Rutherford mendapatkan penghargaan Nobel Kimia pada tahun 1908.

Bagaimana Rutherford Membuktikan Adanya Neutron Pada Atom? Ini Penjelasannya

Ilustrasi bagaimana Rutherford membuktikan adanya neutron pada atom? Sumber foto: Pixabay/ Memed_Nurrohmad

Berdasarkan buku Kimia Teknik untuk Teknisi Pesawat Udara, Haris Puspito Buwono, dkk, (2020: 12), Ernest Rutherford merupakan ilmuwan yang tertarik untuk mempelajari struktur atom. Rutherford mengerjakan suatu proyek penelitian bersama dengan kedua asistennya, yaitu Hans Geiger dan Ernest Marsden.

Eksperimen tersebut ditujukan untuk membuktikan teori yang dikemukakan oleh Thomson. Pengujian Rutherford turut berpengaruh besar terhadap penemuan partikel atom yang bersifat netral (neutron). Dengan demikian, bagaimana Rutherford membuktikan adanya neutron pada atom?

Metode eksperimen yang diterapkan Rutherford yaitu dengan menembak inti atom lempengan emas menggunakan partikel alfa. Pengujian ini dapat disebut juga dengan percobaan Geiger-Marsden. Dari hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa muatan positif terkonsentrasi di inti pusat atom.

Lantaran sebagian besar ruang dalam atom adalah hampa, maka partikel alfa dapat melaluinya tanpa mengalami pembelokan. Kemudian pembelokan yang terjadi menandakan jika terdapat muatan positif dalam inti atom yang menolak partikel alfa.

Dengan gugurnya teori atom Thomson, pada 1911 Rutherford mengusulkan model atom baru. Dirinya mengemukakan teori bahwa atom tersusun atas inti atom (nukleus) dan elektron yang bergerak mengelilingi pusat orbit.

Eksperimen yang dilakukan oleh Ernest Rutherford memang tidak secara langsung membuktikan adanya neutron pada atom. Akan tetapi, teori Rutherford menjadi landasan penting dalam penemuan neutron melalui model inti struktur atom.

Di tahun 1932, keberadaan neutron berhasil dibuktikan. Percobaan tersebut berhasil dilakukan oleh ilmuwan bernama Sir James Chadwick melalui eksperimen penembakan unsur berilium. Sosok James Chadwick adalah murid dari Ernest Rutherford. Hubungan keduanya memberi kontribusi besar terhadap pengembangan atom.

Itulah penjelasan mengenai bagaimana Rutherford membuktikan adanya neutron pada atom. Informasi ini dapat meningkatkan pemahaman mengenai perkembangan model atom dalam bidang ilmu sains. (Riyana)

Baca Juga: Kunci Jawaban IPA Kelas 9 Semester 2 Halaman 113: Atom dan Partikel Kimia