Konten dari Pengguna

Bagian-Bagian Buku Fiksi dan Unsur-unsurnya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi untuk bagian-bagian buku fiksi. Sumber: pexels.com/Parth Shah
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi untuk bagian-bagian buku fiksi. Sumber: pexels.com/Parth Shah

Buku fiksi adalah jenis bacaan yang sangat populer. Bagian-bagian buku fiksi di antaranya adalah sampul dan isi buku. Contoh buku fiksi yang dikenal masyarakat adalah novel.

Seperti halnya jenis buku non fiksi, dalam novel juga terdapat bagian-bagian penting seperti daftar isi. Selain itu ada pula bagian-bagian lain dan unsur-unsur buku fiksi yang perlu diketahui pembaca.

Bagian-Bagian Buku Fiksi

Ilustrasi untuk bagian-bagian buku fiksi. Sumber: pexels.com/Min An

Buku fiksi adalah buku yang berisi cerita rekaan atau imajinasi penulisnya. Menurut Buku Panduan Bahasa Indonesia untuk SMP Kelas VII oleh Sofie Dewayani, Rakhma Subarna, dan C. Erni Setyowati (2021: 216), berikut ini bagian-bagian buku fiksi.

1. Sampul Depan Buku

Sampul depan atau cover buku adalah bagian yang berada paling depan dalam sebuah buku. Sampul depan berisi judul buku, nama pembuat buku, dan logo penerbit. Bagian ini biasanya dihiasi dengan ilustrasi atau grafis yang menarik minat pembaca.

2. Halaman Pendahuluan Buku

Bagian buku selanjutnya adalah halaman pendahuluan buku. Bagian ini berisi informasi seperti halaman hak cipta, halaman sambutan, dan halaman pengantar penulis.

Dalam buku fiksi halaman sambutan dan pengantar penulis biasanya bersifat opsional. Kedua halaman tersebut umumnya ditemukan dalam buku non fiksi.

3. Halaman Penutup Buku

Dalam sebuah buku, halaman penutup umumnya berisi referensi atau daftar pustaka, glosarium, dan biodata penulis. Glosarium dicantumkan penulis jika banyak menggunakan kata dan istilah bahasa asing dalam cerita.

Referensi juga dapat dicantumkan jika penulis ingin menunjukkan sumber-sumber apa saja yang menjadi dasar riset cerita. Biodata penulis berisi profil, latar belakang pendidikan, latar belakang pekerjaan, tanggal lahir dan informasi lainnya seputar penulis buku.

4. Sampul Belakang

Bagian terakhir buku fiksi adalah sampul belakang. Dalam sampul belakang biasanya terdapat sinopsis sebagai gambaran isi buku untuk pembaca. Selain itu, di sampul belakang juga dicantumnkan alamat penerbit dan testimoni para tokoh mengenai buku tersebut.

Unsur-Unsur Buku Fiksi

Ilustrasi untuk bagian-bagian buku fiksi. Sumber: pexels.com/Leah Newhouse

Dalam buku fiksi terdapat unsur-unsur yang melekat dalam cerita. Menurut buku Teori Pengkajian Fiksi oleh Burhan Nurgiyantoro (2018: 29) unsur-unsur cerita fiksi adalah sebagai berikut:

1. Unsur Intrinsik

Unsur intrinsik adalah unsur yang membangun sebuah karya sastra. Unsur intrinsik meliputi peristiwa, alur (plot), penokohan, tema, latar, sudut pandang penceritaan, bahasa atau gaya bahasa, dan lain sebagainya.

2. Unsur Ekstrinsik

Unsur ekstrinsik adalah unsur-unsur yang berada di luar teks fiksi, tetapi secara tidak langsung memiliki pengaruh dalam membangun teks tersebut. Dengan kata lain unsur ekstrinsik adalah unsur-unsur yang memengaruhi pembangunan cerita sebuah karya fiksi.

Unsur ini dapat membantu memahami makna dari karya fiksi tersebut. Unsur ekstrinsik meliputi subjektivitas individu penulis, keyakinan, pandangan hidup, latar belakang penulis seperti ekonomi, politik, dan sosial.

Baca juga: Memahami Perbedaan Ciri-ciri Buku Non Fiksi dan Fiksi

Itulah penjelasan mengenai bagian-bagian buku fiksi dan unsur-unsurnya. Semoga penjelasan ini dapat bermanfaat bagi pembaca untuk memahami buku fiksi. (IND)