Konten dari Pengguna

Bagian-bagian Mikroskop Elektron dan Fungsinya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi bagian-bagian mikroskop elektron. Sumber: unsplash.com/ Trust "Tru" Katsande
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi bagian-bagian mikroskop elektron. Sumber: unsplash.com/ Trust "Tru" Katsande

Dalam pengamatan objek biologi, diperlukan alat bernama mikroskop elektron untuk melihat benda yang berukuran sangat kecil. Adapun bagian-bagian mikroskop elektron yang perlu diketahui sebelum menggunakannya.

Setiap bagian pada mikroskop elektron memiliki fungsinya masing-masing. Sehingga pengguna mikroskop wajib paham nama dan fungsi bagiannya agar tidak salah saat mengoperasikannya.

Mengenal Fungsi Setiap Bagian-bagian Mikroskop Elektron

Ilustrasi bagian-bagian mikroskop elektron. Sumber: unsplash.com/ Yassine Khalfalli

Menurut buku Seri IPA Biologi SMP Kelas VII, Deswaty Furqonita (hal. 16–17), mikroskop elektron sudah ada sejak tahun 1930 dan diperkenalkan oleh ilmuwan asal Jerman bernama Ernst Ruska.

Kelebihan mikroskop elektron terletak pada perbesarannya yang mencapai 250.000 kali lebih besar dibandingkan mikroskop cahaya. Selain itu ada lampu yang bisa dinyalakan sebagai penerangan secara otomatis.

Adapun bagian-bagian mikroskop elektron beserta dengan fungsinya adalah sebagai berikut.

1. Bagian Optik

Bagian optik berfungsi membuat bayangan sehingga bisa terlihat oleh mata pengamat, bagian ini terdiri dari berbagai lensa.

  • Lensa objektif: Lensa yang letaknya dekat dengan objek dengan fungsi melakukan perbesaran pada benda sebesar 10, 40 dan 100 kali.

  • Lensa okuler: Lensa yang letaknya berada di dekat mata pengamat. Fungsinya melakukan perbesaran benda dengan ukuran 5, 10 dan 12,5 kali.

  • Reflektor: Cermin untuk mengatur cahaya yang terdiri dari cermin cekung dan datar untuk memantulkan cahaya.

  • Kondensor: Fungsinya sebagai bagian yang membantu memfokuskan cahaya agar tepat sasaran ke objek yang diamati.

2. Bagian Mekanik

Bagian mekanik ini mampu mendukung kerja bagian optik, bagian tersebut terdiri dari beberapa bagian di bawah ini.

  • Tabung mikroskop (tubus): Penghubung lensa objektif dan okuler dan fungsinya untuk mengatur fokus benda agar terlihat pada lensa.

  • Sekrup: Berfungsi dalam menggerakkan tabung mikroskop agar bisa naik dan turun. Di bagian ini ada pemutar halus dan pemutar kasar yang bisa mengatur fokus objek agar terlihat lebih jelas di lensa.

  • Pemutar lensa (revolver): Fungsinya sebagai pemilih sudut pandang pada bagian objek di perbesaran yang dikehendaki.

  • Diafragma: Fungsinya untuk mengatur seberapa banyak cahaya yang masuk ke dalam lensa.

  • Penjepit objek: Bagian yang ada di bawah lensa dan melekat pada meja preparat. Fungsinya adalah sebagai penjepit kaca objek agar mudah diamati.

  • Meja preparat: Tempat diletakkannya kaca objek beserta objek pengamatan.

Baca juga: Jenis-Jenis Mikroskop yang Dibutuhkan Laboratorium dan Kegunaannya

Itulah fungsi dan bagian-bagian mikroskop elektron yang harus dipahami oleh pengamat sebelum menggunakan alat tersebut. (IMA)