Konten dari Pengguna

Bahan Bakar Vivo dari Negara Mana? Ini Jawabannya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi untuk bahan bakar Vivo dari negara mana? Sumber: pexels.com/Alexis Bahl
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi untuk bahan bakar Vivo dari negara mana? Sumber: pexels.com/Alexis Bahl

Bahan bakar Vivo dari negara mana? SPBU Vivo adalah salah satu perusahaan yang pengisian bahan bakar di Indonesia. SPBU Vivo telah tersebar di wilayah Jabodetabek dan Bandung.

SPBU Vivo adalah salah satu alternatif pom bensin tempat pengisian bahan bakar minyak untuk pengguna kendaraan bermotor. SPBU Vivo dioperasikan oleh perusahaan PT. Vivo Energy Nusantara.

Penjelasan Bahan Bakar Vivo dari Negara Mana

Ilustrasi untuk bahan bakar Vivo dari negara mana? Sumber: pexels.com/Engin Akyurt

SPBU adalah singkatan dari Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum. Menurut buku Pembangunan Infrastruktur di Indonesia oleh Margie Civitaria Siahay, dkk. (2023: 20), SPBU merupakan fasilitas tempat pengguna kendaraan bermotor melakukan pengisian bahan bakar seperti bensin, diesel, atau gas alam.

Tujuan utama SPBU adalah menyediakan bahan bakar kepada pengguna kendaraan bermotor agar dapat menjalankan kendaraan mereka tanpa khawatir kehabisan bahan bakar di jalan. SPBU umumnnya dilengkapi dengan beberapa pompa bahan bakar yang berisi bahan bakar yang berbeda.

Salah satu perusahaan yang mengoperasikan SPBU di Indonesia adalah PT. Vivo Energy Nusantara. Menurut buku Hiswana Migas: Mengalirkan Eenergi Membangun Negeri oleh Eri Purnomohadi (2019: 106), PT. Vivo Eenergy nusantara adalah pemain baru di sektor hilir migas yang menjual BBM di Indonesia.

Bahan bakar Vivo dari negara mana? Bahan bakar Vivo berasal dari Vitol, perusahaan dari Swiss. Selain di Indonesia, Vivo juga beroperasi di Singapura, Australia, dan Afrika. Vitol adalah perusahaan perdagangan minyak dan gas bumi yang berasal dari Belanda dan Swiss.

Vivo awalnya bernama PT. Nusantara Energy Plant Indoensia (NEPI). Perusahaan ini terafiliasi dengan Vitol, perusahaan minyak besar yang berbasis di Swiss.

Vivo, bersama dengan berbagai perusahaan penyedia SPBU lainnya memiliki peranan dalam menjaga kendaraan bermotor agar tetap beroperasi secara efisien.

Selain menyediakan bahan bakar untuk kendaraan, SPBU biasanya juga dilengkapi dengan fasilitas lainnya, seperti mushola, minimarket, toilet, dan rumah makan kecil. SPBU juga menyediakan berbagai bahan-bahan penunjang kendaraan, seperti oli mesin dan pelumas.

Jadi, bahan bakar Vivo dari negara mana? Bahan bakar Vivo berasal dari Vitol, perusahaan perdagangan minyak dan gas bumi yang berbasis di Swiss dan Belanda. Semoga dapat memberikan wawasan baru mengenai Vivo, salah satu perusahaan pengelola SPBU di Indonesia. (IND)

Baca juga: SPBU Vivo Punya Siapa? Ini Penjelasannya