Konten dari Pengguna

Bentuk Motif Batik Tumpal beserta Filosofinya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi motif batik tumpal berbentuk. Sumber: pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi motif batik tumpal berbentuk. Sumber: pexels.com

Batik merupakan salah satu warisan budaya asli Indonesia yang memiliki berbagai macam corak, tergantung dari asal daerahnya. Salah satunya adalah batik tumpal. Perlu diketahui bahwa motif batik tumpal berbentuk segitiga sama kaki.

Hal inilah yang membuatnya tampak berbeda dengan motif batik-batik lainnya. Tentu saja terdapat sejumlah filosofi di balik motif batik tersebut yang menarik untuk diketahui lebih lanjut.

Bentuk Motif Batik Tumpal dan Filosofinya

Ilustrasi motif batik tumpal berbentuk. Sumber: pexels.com

Mengutip dari buku Pendidikan Seni Rupa Estetik Sekolah Dasar, Arina Restian (2020:155), motif batik tumpal berbentuk segitiga sama kaki. Motif tumpal ini bisa ditemukan pada hiasan di candi-candi, ukiran pada kayu, maupun bagian tepi motif batik.

Motif batik yang satu ini sudah dikenal sejak zaman prasejarah oleh manusia purba dan digunakan sebagai simbol yang sering ditemukan pada lukisan gua. Bahkan zaman dahulu, batik tumpak digunakan oleh para raja dan bangsawan untuk menunjukkan kekuasaan dan kekuatannya.

Biasanya, batik tumpal akan dilengkapi dengan motif tambahan atau isen-isen untuk mengisi bagian yang masih kosong. Secara umum, motif batik tumpal bermakna sebagai penolak bala atau penjauh bencana bagi orang yang memakainya.

Hal ini karena adanya gambar segitiga tumpal yang runcing mirip dengan gigi buaya. Motif tumpal sendiri terdiri dari tiga sisi yang mempunyai arti magis. Adapun ketiga sisi tersebut adalah keselarasan antara manusia, semesta, dan alam lain atau Tuhan.

Secara numerologis, motif segitiga pada batik tumpal terbagi menjadi tiga sisi, yakni satu sisi menggambarkan kekuatan, sisi lain menggambarkan pembukaan, dan sisi ketiga menggambarkan lahirnya kebijaksanaan.

Jadi, tidak heran jika motif batik tumpal sering kali dikaitkan dengan cara manusia yang bisa selaras dengan alam, sehingga mereka membuka perspektif yang lebih baik dalam hal ketuhanan. Sederhananya, motif batik tumpal mengajarkan manusia untuk hidup dengan kehidupan yang paripurna, yakni seimbang antara dunia dan Tuhan.

Baca Juga: 7 Cara Membuat Batik Jumputan untuk Anak SD

Dari penjelasan di atas, bisa diketahui bahwa motif batik tumpal berbentuk segitiga sama kaki. Semoga informasi di atas dapat bermanfaat dan menambah wawasan pembaca. (Anne)