Konten dari Pengguna

Bunyi Hukum Kekekalan Energi, Contoh dan Rumusnya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi hukum kekekalan energi. Sumber: Pixabay / andreas160578
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi hukum kekekalan energi. Sumber: Pixabay / andreas160578

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), energi adalah kemampuan untuk melakukan kerja. Energi tidak dapat diciptakan atau dimusnahkan, energi hanya dapat diubah dari satu bentuk ke bentuk lainnya. Itulah bunyi hukum kekekalan energi.

Energi yang dimaksud dalam hukum kekekalan energi tersebut adalah energi kinetik, energi potensial, energi mekanik, dan energi lainnya.

Bunyi Hukum Kekekalan Energi

Ilustrasi hukum kekekalan energi. Sumber: Pixabay / ELG21

Hukum kekekalan energi ditemukan oleh James Prescott Joule, seorang ahli fisika dari Inggris. James Joule mengatakan, “Energi tidak dapat diciptakan atau dimusnahkan, energi hanya dapat diubah dari satu bentuk energi ke energi lainnya.”

Dari hukum kekekalan energi tersebut ditemukan bahwa energi memiliki beberapa sifat, antara lain:

  1. Energi bisa ditransformasikan. Maksudnya, energi dapat diubah menjadi bentuk energi yang lain.

  2. Energi bisa ditransfer. Maksudnya, energi dapat dipindah dari material satu ke material lainnya.

  3. Energi bersifat tetap. Maksudnya, keberadaannya tidak dapat dimunculkan atau diciptakan, pun tidak dapat disingkirkan atau dimusnahkan.

Contoh Hukum Kekekalan Energi

Ilustrasi hukum kekekalan energi. Sumber: Pixabay / qimono

Karena energi bersifat abadi, sekeras apapun manusia berusaha untuk memusnahkannya, energi tersebut akan tetap ada. Dalam suatu proses kimia atau fisika, yang terjadi adalah perpindahan atau perubahan bentuk energi saja.

Berdasarkan buku Apa yang Dilakukan Einstein saat Galau?, Bayu Prasetyo, (2016: 28), di bawah ini merupakan contoh-contoh perubahan bentuk energi seperti yang dirumuskan oleh James Prescott Joule.

1. Energi radiasi berubah menjadi energi panas

Radiasi adalah proses perpindahan kalor yang terjadi dalam bentuk perambatan gelombang elektromagnetik tanpa memerlukan adanya zat perantara (medium).

Contoh perubahan energi radiasi menjadi energi panas, antara lain:

  • Panas matahari bisa dirasakan sampai ke bumi

  • Tubuh terasa hangat saat berada di dekat api unggun

  • Pakaian basah menjadi kering setelah dijemur di bawah terik matahari

2. Energi gerak berubah menjadi energi listrik

Energi gerak dapat diubah menjadi energi listrik. Contoh perubahan energi tersebut bisa dilihat pada Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA).

3. Energi panas berubah menjadi energi listrik

Ada beberapa sumber energi panas yang bisa diubah menjadi energi listrik.

Contoh perubahan dari energi panas menjadi energi listrik, antara lain:

  • Penggunaan listrik dari sumber energi panas bumi (PLTG).

  • Penggunaan panel surya untuk memproduksi tenaga listrik.

Rumus Hukum Kekekalan Energi

Ilustrasi hukum kekekalan energi. Sumber: Pixabay / vietnguyenbui

Sesuai dengan pengertian hukum kekekalan energi, energi bersifat tetap, tidak dapat diubah kadarnya dan hanya bisa diubah bentuknya. Maka, meskipun telah mengalami perubahan bentuk, tetapi besar energi tersebut sebelum dan sesudahnya adalah sama.

Secara matematis, rumus hukum kekekalan energi adalah sebagai berikut.

Em1 = Em2

Ek1 + Ep1 = Ek2 + Ep2

Keterangan:

Em1 = energi mekanik awal (J)

Em2 = energi mekanik akhir (J)

Ek1 = energi kinetik awal (J)

Ek2 = energi kinetik akhir (J)

Ep1 = energi potensial awal (J)

Ep2 = energi potensial akhir (J)

Baca juga: Bunyi Hukum Faraday beserta Rumusnya

Demikianlah penjelasan mengenai hukum kekekalan energi, contoh perubahan energi yang sesuai dengan hukum kekekalan energi, juga rumus hukum kekekalan energi. Semoga bermanfaat dan semakin menambah wawasan. (ARN)