Cara Berkebun Hidroponik yang Mudah di Pekarangan Rumah

Ragam Info
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ingin mulai berkebun tapi lahan di rumah terbatas? Solusi praktis yang bisa dilakukan adalah berkebun dengan sistem hidroponik. Cara berkebun hidroponik dimulai dari persiapan seperti menyiapkan alat, sistem, dilanjut dengan pembuatan sistem, penanaman dan perawatan.
Daftar isi
Daftar isi

Daftar isi
Bagaimana Cara Berkebun hidroponik Bagi Pemula di Pekarangan Rumah?
Dikutip dari buku Hidroponik, Hj. Neli Nuraeni, S.Pd., M.M. (2024:8), hidroponik adalah budidaya menanam dengan memanfaatkan air tanpa menggunakan media tanah. Sistem ini lebih menekankan pada pemenuhan kebutuhtan nutrisi bagi tanaman.
Bagi pemula, berikut cara berkebun hidroponik yang bisa dilakukan yaitu:
1. Tahap Persiapan
Memilih sistem hidroponik, karena akan menentukan bahan serta peralatan yang dibutuhkan. Bagi pemula bisa memilih sistem wick.
Untuk sistem wick, siapkan pipa paralon, kain flanel, netpot.
Media tanam bisa berupa rockwool, perlite, sekam bakar atau cocopeat.
Wajib sediakan larutan nutrisi yang mengandung unsur hara makro dan mikro.
Siapkan benih hidroponik. Benih tersebut banyak dijual di e-commerce dan toko pertanian. Salah satu tanaman yang mudah tumbuh adalah selada.
2. Tahap Pembuatan Sistem
Susunlah wadah, pipa, dan elemen lainnya sesuai sistem wick.
Isi wadah dengan larutan nutrisi.
Masukkan rockwool atau lainnya ke dalam netpot maupun wadah lain yang akan digunakan.
3. Penanaman dan Perawatan
Cara terbaik agar benih cepat tumbuh adalah dengan menyemainya di media semai sampai tumbuh akar.
Apabila sudah tumbuh akar atau daun, pindahkan ke sistem hidroponik.
Wajib untuk cek larutan nutrisi sesuai kebutuhan tanaman, mengecek kondisi, serta menjaga kebersihan.
Jenis-jenis Metode Hidroponik
Berikut jenis metode hidroponik yang umum digunakan:
Sistem sumbu (wick system): akar tanaman akan menyerap nutrisi dari larutan nutrisi melalui sumbu kain.
Sistem NFT: sistem yang hemat air dengan mengalirkan larutan nutrisi secara tipis melalui akar tanaman.
Sistem rakit apung (floating system): tanaman hidroponik diletakkan di atas rakit yang mengapung di larutan nutrisi. Akar tanaman secara penuh terendam di larutan.
Sistem aeroponik: akar tanaman yang digantung di udara, lalu disemprot rutin dengan larutan nutrisi.
Tanaman Sayur Terbaik untuk Ditanam dengan Sistem Hidroponik
Ada jenis tanaman hidroponik khususnya sayuran yang mudah ditanam di rumah seperti selada, kangkung, pokcoy, daun bawang, sawi dan bayam. Semua sayuran tersebut cocok untuk kondisi iklim tropis Indonesia.
Berapa Hari Sekali Harus Mengganti Air di Tanaman Hidroponik?
Untuk air nutrisi hidroponik sebaiknya dilakukan pergantian secara rutin. Idealnya penggantian air untuk sistem wick adalah satu atau dua minggu sekali.
Modal Awal untuk Berkebun Hidroponik
Memulai berkebun dengan sistem hidroponik butuh persiapan modal awal mulai dari Rp300.000 sampai Rp1.000.000 untuk ukuran kecil. Jadi, modal memulai hidroponik tergantung jenis sistem, luas tempat dan skalanya.
Kesimpulan
Cara berkebun hidroponik bagi pemula cukup dengan tiga tahapan di atas. Menggunakan cara menanam hidroponik sistem wick menjadi pilihan terbaik bagi pemula dengan kondisi area pekarangan yang sempit. Adapun modal awal yang mesti disediakan mencakup pembelian benih, media tanam hingga larutan. (RAN)
Baca juga: Cara Seru Mengajak Anak Berkebun di Rumah!
