Konten dari Pengguna

Cara Kerja Otot Jantung Ketika Relaksasi dan Kontraksi

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Cara Kerja Otot Jantung. Foto hanya ilustrasi. Sumber foto: Unsplash/Jesse
zoom-in-whitePerbesar
Cara Kerja Otot Jantung. Foto hanya ilustrasi. Sumber foto: Unsplash/Jesse

Cara kerja otot jantung ketika relaksasi dan kontraksi menyebabkan serambi dan bilik jantung menyempit dan melebar secara berirama. Otot jantung memiliki dua fase utama dalam setiap siklus detak jantung.

Siklus tersebut adalah fase kontraksi (sistol) dan fase relaksasi (diastol). Proses ini terjadi secara teratur untuk memompa darah ke seluruh tubuh.

Cara Kerja Otot Jantung

Cara Kerja Otot Jantung. Foto hanya ilustrasi. Sumber foto: Unsplash/Giulia

Dikutip dari buku Anfisman, Rury dkk (2023: 108), cara kerja otot jantung ini berada di luar kesadaran atau tidak dipengaruhi oleh otak atau saraf pusat. Serat jantung memiliki panjang 50 sampai 100 um, diameter berkisar diantara 14 um.

Proses kontraksi dan relaksasi ini bergantian secara terus-menerus. Sehingga memungkinkan jantung untuk memompa darah ke seluruh tubuh dengan efisien.

Rangkaian impuls listrik yang dihasilkan oleh nodus sinoatrial (SA) di atrium memicu kontraksi otot-otot jantung, mengatur ritme dan frekuensi detak jantung. Berikut adalah penjelasan singkat tentang cara kerja otot jantung saat relaksasi dan kontraksi.

1. Kontraksi (Sistol)

  1. Atrium

    Kontraksi dimulai di atrium, ruang kecil di bagian atas jantung. Saat atrium berkontraksi, darah dipaksa masuk ke dalam ventrikel.

  2. Ventrikel

    Setelah atrium, kontraksi berlanjut ke ventrikel, ruang yang lebih besar di bagian bawah jantung. Kontraksi ventrikel ini kuat dan mendorong darah keluar dari jantung ke dalam sistem peredaran darah. Klep atrioventrikular (AV) terbuka selama fase ini untuk memungkinkan aliran darah dari atrium ke ventrikel.

2. Relaksasi (Diastol)

  1. Atrium

    Setelah kontraksi, otot-otot atrium beristirahat untuk sementara waktu. Selama fase relaksasi ini, atrium mengisi kembali dengan darah yang datang dari vena-vena besar.

  2. Ventrikel

    Setelah kontraksi, ventrikel juga memasuki fase relaksasi. Selama fase ini, katup AV tertutup untuk mencegah aliran balik darah ke atrium. Diastol ventrikel juga memberi waktu bagi ventrikel untuk mengisi kembali dengan darah dari atrium melalui katup AV yang terbuka. Pada saat yang sama, darah yang dihasilkan oleh ventrikel mengalir keluar melalui arteri.

Baca juga: 3 Dampak Negatif Gas CO pada Sistem Sirkulasi Manusia

Demikianlah penjelasan mengenai cara kerja otot jantung manusia ketika relaksasi dan kontraksi yang menyebabkan serambi dan bilik jantung menyempit dan melebar secara berirama. (Msr)