Cara Kerja Pembangkit Listrik Tenaga Air dan Komponennya

Ragam Info
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pembangkit listrik dengan memanfaatkan alam adalah solusi tepat untuk mengatasi keterbatasan energi. Salah satunya adalah menggunakan tenaga air. Cara kerja pembangkit listrik tenaga air pada dasarnya memanfaatkan energi potensial dan kinetik dari air.
Dikutip dari buku Welcome to Renewable Energy oleh Nurfadhilah Arif (2021:28), pembangkit listrik tenaga air dibangun dengan memanfaatkan energi potensial air, mengubahnya menjadi tenaga kinetik. Kemudian dengan serangkaian mekanisme lanjutannya untuk membangkitkan listrik.
Cara Kerja Pembangkit Listrik Tenaga Air
Cara kerja pembangkit listrik tenaga air adalah dengan memanfaatkan air yang sebelumnya telah terbendung di sebuah bendungan. Kemudian, air tersebut dimanfaatkan untuk menggerakkan turbin melalui alirannya.
Prosesnya yaitu melalui air yang turun dari bendungan dan masuk ke dalam lubang hingga menggerakkan turbin. Sehingga, putaran yang dihasilkan pada turbin akan menciptakan energi mekanik. Lantas, energi tersebut diubah dengan generator dan menjadi energi listrik.
Energi listrik yang terbentuk tersebut akan diteruskan menuju power supply menggunakan kabel yang telah dibentangkan. Hingga akhirnya, listrik tersebut dapat disalurkan menuju rumah-rumah warga.
Komponen Pembangkit Listrik Tenaga Air
Cara kerja pembangkit listrik tenaga air tidak akan lepas dari komponen-komponen pendukungnya. Untuk itu, simak beberapa komponen inti yang ada pada PLTA berikut ini.
Reservoir atau waduk, adalah sebuah tempat yang menampung air. Selain menyimpan, fungsinya adalah mengatur kenaikan tingkat permukaan air. Sehingga, ketinggian tersebut dapat dioptimalkan dalam memanfaatkan energi potensial dari air
Penstock atau pipa, adalah alat yang membantu mengarahkan air yang berasal dari bendungan menuju turbin. Biasanya, pipa ini akan terbuat dari baja maupun beton yang disesuaikan dengan kebutuhan.
Turbin, merupakan komponen yang memiliki peran penting dalam proses perubahan energi potensial. Hal ini karena turbin akan berfungsi dalam menerima aliran air hingga dapat berputar dan menghasilkan energi mekanik.
Generator, adalah komponen yang memiliki fungsi dalam mengubah energi mekanik menjadi energi listrik.
Transformator, merupakan komponen yang memiliki peran dalam menaikkan tegangan listrik yang dihasilkan oleh generator.
Baca Juga: Jenis-Jenis Pembangkit Listrik di Indonesia beserta Penjelasannya
Secara umum, cara kerja pembangkit listrik tenaga air adalah memanfaatkan energi potensial air yang diubah menjadi energi mekanik. Selama proses tersebut juga dilakukan dengan komponen inti dalam PLTA. (NUM)
