Konten dari Pengguna

Cara Kerja Sel Volta, Pengertian dan Kegunaannya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi cara kerja sel volta. Sumber: unsplash.com/Thisisengineering.Raeng.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi cara kerja sel volta. Sumber: unsplash.com/Thisisengineering.Raeng.

Cara kerja sel volta menarik untuk dipahami karena reaksi-reaksi kimia yang ditimbulkannya bermanfaat untuk bidang lain. Secara teori, sel volta dipelajari di SMA. Namun kebanyakan percobaannya baru dilakukan di perguruan tinggi karena keterbatasan peralatan.

Mengetahui cara kerja volta tidak hanya berguna untuk memahami pelajaran di sekolah tapi secara luas dapat menambah wawasan. Jika sudah mengerti kegunaannya, pengetahuan tentang sel volta ini akan makin menarik.

Cara Kerja Sel Volta

Ilustrasi cara kerja sel volta. Sumber: unsplash.com/RephileWater.

Dikutip dari Pemberdayaan dalam Penguatan Inovasi dan Teknologi Desain Industri Pangan, Harrys Pratama Teguh dan Nanda Dwi Rizkia (2018:52), pengertian sel volta adalah rangkaian alat untuk membuat reaksi kimia menghasilkan arus listrik.

Sel volta sering disebut berdampingan dengan sel galvani karena kesimpulan Alessandro Volta tentang sel volta di atas berdasarkan percobaan yang dilakukan oleh Luigi Galvani.

Sedangkan cara kerja sel volta adalah sebagai berikut.

  1. Cara kerja sel volta dapat ditunjukkan dengan sebuah contoh. Misalnya anoda M tercelup pada MA, sementara katoda N tercelup pada NB.

  2. Anoda teroksidasi karena berubah menjadi ion yang larut dalam elektrolit sehingga anoda kelebihan ion positif.

  3. Elektron yang dilepas mendekati katoda melalui kawat penghantar.

  4. Katoda tereduksi karena ion logam dari elektrolit katoda menerima elektron sehingga katoda kelebihan ion negatif.

  5. Kondisi anoda dan katoda tersebut menyebabkan ketidakseimbangan muatan sehingga reaksi tidak berlanjut.

  6. Kelebihan dan kekurangan ion tersebut dinetralkan oleh jembatan garam dengan memberikan ion kepada yang membutuhkan.

Kegunaan Sel Volta

Ilustrasi cara kerja sel volta. Sumber: SieuwertOtterloo.

Kegunaan sel volta ada 2 macam, yaitu:

  1. Untuk penentuan pH larutan, energi reaksi, titrasi, kelarutan garam dan sebagainya.

  2. Untuk menghasilkan tenaga listrik, misalnya kalkulator, transistor, radio, penerangan dan sebagainya.

    Contoh:

    1. Sel aki yang terdiri dari Pb (anoda) dan PbO₂ (katoda) dicelupkan ke dalam H₂SO₄ 30%. Aliran listrik akan terhenti jika kedua elektroda telah terlapisi oleh endapan PbSO₄.

    2. Sel kering atau baterai kering yang ditemukan oleh Leclanche terdiri dari seng yang berfungsi sebagai anoda. Seng ini berisi pasta yang merupakan campuran batu kawi (MnO₂), salmiak (NH₄Cl), karbon (C), dan sedikit air.

    3. Baterai nikel kadmium, yaitu kering yang dapat diisi kembali, yang ditemukan oleh Samuel H. Maron.

    4. Baterai perak oksida yang juga ditemukan oleh Samuel H. Maron. Baterai ini banyak digunakan sebagai baterai kecil untuk kalkulator, arloji dan sebagainya.

Baca juga: 4 Contoh Larutan Eletrolik dan Non Elektrolit beserta Perbedaannya

Demikianlah cara kerja sel volta beserta pengertian dan kegunaannya yang perlu diketahui. Sel volta yang bekerja melalui reaksi kimia, ternyata memiliki banyak manfaat untuk kelistrikan yang sebagian besar merupakan bidang fisika. (lus)