Cara Kerja Teropong Bintang beserta Pengertiannya

Ragam Info
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Teropong bintang merupakan teropong yang dipakai untuk melihat atau mengamati benda-benda langit. Untuk dapat menggunakan teropong tersebut dengan tepat, maka perlu mengetahui cara kerja teropong bintang.
Teropong bintang dilengkapi dengan dua lensa cembung, yaitu lensa objektif dan lensa okuler. Dengan penambahan lensa tersebut yang menjadikan benda-benda langit yang jaraknya sangat jauh dapat terlihat dengan mudah.
Pengertian Teropong Bintang
Dikutip dari buku Rumus Pintae Fisika SMP, Endro dan Sandy (2009:52), teropong bintang ialah alat pengamatan atau alat optik yang digunakan untuk melihat berbagai benda langit dengan jarak sangat jauh.
Secara umum teropong berfungsi untuk mengumpulkan radiasi elektromagnetik sekaligus menciptakan bayangan dari benda-benda yang sedang dilakukan pengamatan. Teropong bintang sering disebut sebagai teropong astronomi. Secara umum teropong tersebut tersusun atas 2 lensa utama, yaitu lensa objektif dan lensa okuler.
Lensa objektif berfungsi untuk melakukan pengumpulan cahaya dari benda langit dan menciptakan bayangan di dalam teropong. Sementara lensa okuler berguna untuk memperbesar bayangan yang sudah dibentuk oleh lensa objektif.
Saat ini teropong bintang dapat dimiliki dengan mudah. Hanya saja untuk kegiatan penelitian dan akademik maka tersedia teropong bintang yang jauh lebih kompleks.
Cara Kerja Teropong Bintang
Dalam menggunakan teropong bintang, maka harus memahami cara kerja dari teropong tersebut. Secara umum cara kerja dari teropong bintang dimulai dari mengumpulkan cahaya, memfokuskan, dan terakhir mengarahkan ke mata pengamat. Agar lebih memahami berikut penjelasan cara kerja teropong bintang.
Pertama cahaya dari bintang di luar angkasa yang sedang diamati akan masuk ke dalam teropong. Kemudian dibiaskan oleh lensa objektif yang telah jatuh tepat di ttik fokus.
Cahaya yang sudah dibiaskan dan berkumpul di dalam lensa objektif akan dibengkokkan ke arah titik fokus di antara lensa objektif dan juga lensa okuler.
Untuk melihat bayangan yang sudah terbentuk pada lensa objektif, maka benda yang diamati harus terletak tepat di titik fokus lensa okuler.
Selanjutnya cahaya akan masuk ke lensa mata, sehingga mata dapat melihat gambar bayangan benda yang diamati secara jelas.
Baca Juga: Fungsi Teleskop dan Jenis-jenis berdasarkan Prinsip Kerjanya
Demikian penjelasan cara kerja teropong bintang yang dapat dijadikan bahan belajar oleh siswa. Selain itu dapat juga menambah wawasan bagi pembaca. Semoga bermanfaat. (PAM)
