Cara Melakukan Tanda Koreksi Penyuntingan di Word

Ragam Info
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Untuk menghasilkan tulisan yang baik, selain dibutuhkan keterampilan menulis juga dibutuhkan kemampuan tata bahasa dan ejaan. Mengetahui cara melakukan tanda koreksi penyuntingan di word sangat berguna menghasilkan tulisan yang menarik.
Tanda koreksi dapat menyederhanakan fase penyuntingan atau revisi tulisan. Untuk itu, baik penulis dan editor penting untuk tahu apa saja tanda koreksi dan cara melakukannya.
Ketahui Cara Melakukan Tanda Koreksi Penyuntingan di Word
Tanda koreksi adalah simbol atau tanda yang digunakan untuk menunjukkan kesalahan atau perbaikan dalam dokumen tertulis.
Dikutip dari buku Pedoman Penyuntingan Kamus Bahasa Indonesia, Adi Sunaryo (2020 : 54), tanda koreksi dipakai untuk memudahkan kerja sama yang baik antara penulis dan editor.
Dalam penyuntingan naskah, tanda koreksi juga dibutuhkan untuk memastikan kualitas tulisan yang dihasilkan menjadi lebih terstruktur dan bebas dari kesalahan. Umumnya, tanda koreksi ditulis dengan tinta merah agar mudah dibaca.
Sebagian besar penulisan baik untuk artikel maupun naskah lainnya menggunakan aplikasi Microsoft Word. Adapun tanda koreksi penyuntingan di Word dapat dilakukan dengan menggunakan fitur perubahan terlacak.
Berikut ini adalah 5 cara melakukan tanda koreksi penyuntingan di Word yang penting untuk diketahui.
Klik file
Buka lainnya di bagian bawah menu
Pilih opsi
Pilih proofing untuk melihat pengaturan default
Pilih AutoCorrect Options
Pada tab ini , pilih atau kosongkan ganti teks. Misalnya kolom replace diisi (c), lalu kolom with diisi ©. Nantinya untuk semua kata (c) pada tulisan di Word akan otomatis terganti dengan ©.
Tanda koreksi atau tanda proofreading biasanya ditempatkan di margin atau baris teks yang sesuai. Untuk lebih memahaminya, berikut contoh tanda koreksi yang bisa digunakan.
Tanda atau simbol ditempatkan dalam teks untuk menunjukkan di mana koreksi dan perubahan perlu dilakukan.
Tanda sisipan menunjukkan adanya penambahan, sedangkan garis pada teks menunjukkan penghapusan atau penggantian.
Garis vertikal menunjukkan perlunya memisahkan kata, sedangkan simbol panah menunjukkan bagian teks yang harus dipindahkan ke posisi lain.
Setelah mengetahui cara melakukan tanda koreksi penyuntingan di Word, maka diharapkan kerja sama antara para penulis dan editor akan terjalin dengan baik. (EA)
Baca juga : 5 Tanda Koreksi dan Fungsinya dalam Penulisan
