Cara Membaca Jangka Sorong beserta 2 Contoh Soalnya

Ragam Info
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Jangka sorong adalah alat ukur seperti penggaris yang digunakan untuk mengukur diameter dan kedalaman benda. Sebelum mengukur benda perlu tahu bagaimana cara membaca jangka sorong yang benar.
Materi tentang jangka sorong diajarkan kepada siswa melalui pelajaran Fisika. Biasanya benda berukuran kecil yang tidak bisa diukur dengan penggaris bisa diukur menggunakan jangka sorong.
Cara Membaca Jangka Sorong dan Pengertian
Jangka sorong adalah alat ukur yang memiliki beberapa nama lain seperti jangka geser, mistar geser, vernier caliper, mistar sorong.
Bentuk jangka sorong mirip seperti mistar ukur hanya saja ketelitiannya lebih presisi. Beberapa fungsi jangka sorong menurut ilmu Sains sebagai berikut.
Mengukur panjang atau diameter bagian luar suatu benda.
Mengukur diameter bagian dalam suatu benda.
Mengukur kedalaman suatu benda.
Jangka sorong memiliki satuan ukur cm dan inci seperti penggaris pada umumnya namun cara penggunaannya lebih sulit. Mengutip dari buku Rangkuman Fisika SMP, Kinkin Suartini, M.Pd., (2010:17), di bawah ini ada beberapa cara membaca jangka sorong yang benar.
Jepit benda yang akan diukur dengan kedua rahang pada jangka sorong.
Mulai lihat angka nol pada skala nonius menunjukkan angka berapakah garis itu pada skala utama. Misalnya garis angka nol pada skala menunjukkan ke garis kedua setelah angka 4. Berarti nilainya 4.2 cm.
Lihat garis berikutnya pada skala nonius yang berimpit dengan garis skala utama. Misalnya garis yang berimpit dengan skala utama adalah 0.07 cm.
Diameter benda tersebut adalah 4.2 cm + 0.07 cm = 4.27 cm.
Contoh Soal Jangka Sorong Fisika
Agar lebih mudah memahami materi tentang jangka sorong, siswa bisa menyelesaikan beberapa contoh soal di bawah ini.
1. Berapakah hasil pengukuran dari gambar jangka sorong di bawah ini?
Jawaban:
Skala utama menunjukkan ke angka 10 cm dan skala nonius atau skala vernier menunjukkan ke 0.02 cm maka jawabannya adalah 10 cm + 0.02 cm yaitu 10.02 cm
2. Berapakah hasil pengukuran dari gambar berikut ini?
Jawaban:
Skala utama dari gambar di atas adalah 5.30 cm
Skala nonius dari gambar di atas adalah 0.05 cm
Hasil pengukuran: 5.30 cm + 0.05 cm = 5.35 cm
Keempat cara membaca jangka sorong di atas bisa diterapkan jika ingin mengukur diameter atau kedalaman benda berukuran kecil. (GTA)
Baca Juga: Pengukuran Jangka Sorong: Cara Menggunakan dan Menghitungnya
